Berita

Nicos Anastasiades/Press TV

Dunia

Calon Petahana Unggul Di Pemilu Siprus Putaran Kedua

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 10:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Siprus Nicos Anastasiades kembali terpilih untuk masa jabatan kedua dalam pemilu yang digelar akhir pekan kemarin.

 pada hari Minggu memenangkan pemilihan ulang untuk masa jabatan kedua, dengan melihat seorang penantang kiri dengan janji untuk memulai kembali perundingan guna menyatukan pulau tersebut dan memperkuat pemulihan ekonomi.

Hasil akhir resmi setelah pemilu putaran kedua membuat calon incumbent itu mengantongi 55,99 persen suara, mengalahkan oposisi Stavros Malas dengan 44 persen.


Media lokal melaporkan Malas menelepon Anastasiades untuk mengakui kekalahan dan mengucapkan selamat atas kemenangannnya.

Anastasiasi yang kini berusia 71 tahun diketahui telah menjanjikan perundingan baru dengan pemimpin Turki Siprus Mustafa Akinci kendati terjadi keruntuhan yang sengit pada bulan Juli lalu dari perundingan yang didukung oleh PBB.

Sebagai informasi, Republik Siprus adalah sebuah negara pulau di Laut Tengah bagian timur yang memiliki ibu kota Lefkosia (Nikosia). Semenjak tahun 1974, di bagian utara ada Republik Turki Siprus Utara yang hanya diakui oleh Turki.

Terlepas dari janji akan dorongan perdamaian baru, ada keraguan mendalam bahwa kemajuan dapat dicapai untuk mengatasi masalah termasuk kehadiran 40.000 tentara Turki di utara.

Hubungan antara pihak Siprus Turki dan Yunani tetap tegang, dan hanya ada sedikit tanda bahwa pemerintah nasionalis di Ankara bersedia mengalah.

"Kerangka kerja politik yang lebih luas di mana presiden ini berkuasa tidak kondusif untuk penyelesaian," kata profesor Universitas Nicosia, Hubert Faustmann seperti dimuat Press TV.

Namun demikian tantangan utama menanti masa jabatannya yang kedua. Mengingat, perekonomian masih lebih kecil dari sebelum 2013, lapangan kerja tetap sekitar 11 persen dan bank-bank dipenuhi dengan kredit macet. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya