Berita

Militer Myanmar/CNA

Dunia

Orang Sakit Jiwa Juga Ingin Ledakan Vila Aung San Suu Kyi

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 15:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyerangan yang dilakukan orang sakit jiwa bukan hanya terjadi di Indonesia. Polisi Myanmar mengatakan bahwa mereka telah menangkap seorang pria sakit jiwa yang mengaku melempar bom bensin ke vila Yangon pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi akhir pekan ini.

Suu Kyi tidak berada di rumah saat bom minyak mentah tersebut mendarat di dalam gerbang vila tepi danau pada hari Kamis kemarin. Namun bom itu menyebabkan sedikit kerusakan.

Dengan menggunakan foto yang diambil oleh saksi serangan tersebut, petugas menangkap pria 48 tahun bernama Win Naing dini hari tadi (Sabtu, 3/2).


"Dia mengaku bahwa dia mengambil sebuah botol yang berisi bensin dan melemparkannya ke dalam kompleks," kata laporan polisi seperti dimuat Channel News Asia.

Win Naing diidentifikasi sebagai penjaga keamanan untuk perusahaan konstruksi.

Polisi mengatakan mereka yakin Win Naing memiliki masalah kesehatan mental namun akan terus melakukan tindakan hukum terhadapnya.

Dia mengatakan kepada petugas bahwa dia termotivasi untuk melempar bom tersebut karena dia dikutuk oleh sihir.

Aung San Suu Kyi sendiri belum berkomentar mengenai kejadian tersebut. [mel]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya