Berita

Putin mencoba simulator/RT

Dunia

Guyonan Putin Yang Memilih Jadi Sopir Mesin Pertanian Jika Kalah Pemilu

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 13:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin berguyon di tengah kunjungan dinasnya ke pabrik peralatan pertanian di Rostselmash pekan ini.

Putin mengatakan bahwa dia mungkin telah menemukan jalur karir baru jika dia gagal memenangkan pemilu tahun ini dan tidak lagi duduk di kursi presiden.

"Jika sesuatu (tidak berjalan semestinya), saya akan mulai bekerja sebagai pengemudi combine setelah 18 Maret (tanggal pemilu di Rusia tahun ini)," kata Putin berguyon.


Combine atau combine harvester adalah mesin serbaguna yang dirancang untuk memanen berbagai tanaman padi secara efisien. Nama ini berasal dari penggabungan tiga operasi pemanenan terpisah yakni menuai, pengirik, dan penampungan ke dalam satu proses tunggal. Diantara tanaman yang dipanen dengan mesin ini adalah gandum, gandum, gandum hitam, jagung, kedelai, bunga matahari dan kanola.

Di Rostselmash sendiri yang merupakan produsen kendaraan pertanian terkemuka di Rusia, Putin mencoba simulator canggih combine terbaru perusahaan, yang dirancang untuk melatih para operator dalam memanen berbagai jenis tanaman.

Menanggapi pernyataan Putin. CEO Rostselmash Konstantin Babkin tampak sangat ingin mempekerjakan petani yang bercita-cita tinggi.

"Tidak masalah, tidak masalah sama sekali," katanya seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya