Berita

Mohamed Nasheed/Net

Dunia

Bebas Dari Tuduhan Terorisme, Eks Presiden Maladewa Pulang Dari Pengasingan

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 11:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Presiden Maladewa Mohamed Nasheed telah mengatakan bahwa dia akan kembali dari pengasingan untuk mengikuti pemilihan di negaranya.

Keputusannya diambil sehari setelah Mahkamah Agung membebaskannya dari tuduhan terorisme dan mengatakan persidangannya pada tahun 2015 bermotif politik.

Pengadilan juga memerintahkan pembebasan segera pemimpin oposisi lainnya. Langkah tersebut memicu demonstrasi saat kerumunan pendukung merayakan keputusan tersebut.


Nasheed sendiri mengatakan bahwa negara tersebut harus mempersiapkan pemilihan "bebas dan adil".

"Kami bergerak menuju pemilihan, saya bisa bertarung dan akan mengikuti kontes," katanya kepada BBC.

"Kita harus menyiapkan prosedur yang tepat untuk pemilihan yang inklusif, bebas dan adil dengan pengamatan internasional penuh," tambahnya.

Nasheed juga mendesak Presiden Abdulla Yameen untuk menghormati keputusan penting Mahkamah Agung tersebut.

"Presiden Yameen harus mematuhi keputusan Mahkamah Agung dan segera membebaskan para pemimpin politik. (Dia) juga harus membebaskan aktivis demokrasi lainnya di penjara," katanya.

Nasheed, yang saat ini berada di Sri Lanka, diketahui adalah pemimpin pertama yang terpilih secara demokratis di pulau ini.

Negara ini telah melihat kerusuhan politik sejak dia dipidana pada tahun 2015. Keyakinan dan hukuman 13 tahunnya dikutuk secara internasional, dan dia diberi suaka politik di Inggris. [mel]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya