Berita

Pertunjukan lingerie di udara/RT

Dunia

Gelar Pertunjukan Lingerie Di Udara, Maskapai VietJet Didenda

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 13:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Makapai penerbangan berbiaya rendah asal Vietnam, VietJet didenda oleh otoritas penerbangan negara tersebut setelah melakukan pertunjukan lingerie atau pakaian dalam di udara saat membawa pulang skuad sepak bola nasional di bawah 23 tahun.

VietJet disewa untuk sebuah penerbangan khusus untuk membawa pulang tim tersebut dari final Kejuaraan Sepak Bola Asia-ke-23 di China pada akhir pekan kemarin sebagai bentuk sambutan meski tim tersebut kalah tipis dari Uzbekistan.

Dalam penerbangan tersebut dikabarkan digelar pertunjukkan ligerie sebagai bentuk hiburan dan sambutan. Foto-foto dan video di atas penerbangan tersebut pun viral di sosial media.


Menyusul hal tersebut, Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mendenda Vietjet 40 juta dong atau setara dengan 1.761 dolar AS. Bukan hanya itu, kepala pelayan pesawat juga didenda 4 juta dong karena dinilai membahayakan keselamatan penerbangan dengan mengizinkan pertunjukan itu.

"Terlepas dari kenyataan bahwa acara Vietjet tidak membahayakan keselamatan penerbangan, hal itu masih dapat menimbulkan risiko keselamatan," kata CAAV mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Russia Today.

Milyuner wanita pertama Vietnam yang juga adalah chief executive VietJet meminta maaf atas pertunjukan improvisasi tersebut.

"Ini adalah kinerja improvisasi oleh tim logistik yang bukan bagian dari program perusahaan," katanya di akun Facebooknya. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya