Berita

Miroslav Lajcak dalam Majelis Umum PBB/Xinhua

Dunia

PBB: Berbagai Bentuk Kebencian Ancam Kedamaian Dunia

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 11:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Majelis Umum PBB Miroslav Lajcak menyerukan tindakan cepat demi mencegah berbagai bentuk penyebaran kebencian.

"Kami tidak berada di sini hari ini hanya untuk mengingat Holocaust Kami juga di sini untuk mengingatkan diri kita sendiri tentang kegagalan kolektif kita untuk mencegahnya," katanya kepada sebuah acara tahunan PBB untuk menandai hari internasional untuk mengenang korban Holocaust (Rabu, 31/1).

"Karena, Holocaust tidak mengejutkan, tidak terjadi dalam semalam, kami melihatnya datang, dan kami tidak menghentikannya," jelasnya.


"Kita membutuhkan lebih dari sekedar pertemuan, resolusi, atau diskusi. Kita butuh tindakan dini, kita butuh tanggapan cepat, kita butuh hasil nyata di lapangan," tambahnya seperti dimuat Xinhua.

Dia memperingatkan bahwa di situasi di dunia saat ini sedang "lampu merah" akibat kebencian.

"Kisah genosida, diskriminasi sistematis, anti-Semitisme, rasisme, intoleransi, Islamofobia, perkataan yang membenci," ungkapnya.

"Hari ini kita ingat saat paling gelap dari sejarah manusia kita, kita memberi penghormatan kepada orang-orang yang kehilangan nyawa mereka dan kita menghormati orang-orang yang mengambil risiko untuk mencegah penderitaan orang lain Tapi kita juga harus meminta tindakan," tambahnya. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya