Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP: NU Perekat Kebangsaan Yang Menyelamatkan

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 10:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Nahdlatul Ulama lahir dengan membawa keselamatan bangsa dan dengan tekadnya mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin, maka NU berhasil membuktikan jati dirinya sebagai perekat persahabatan kebangsaan yang begitu penting bagi kokohnya Pancasila dan NKRI.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, PDIP terus meletakkan kesadaran peran penting NU di dalam pendidikan politik dan kaderisasi kepemimpinan internal partai.

"Kesadaran peran strategis NU di dalam proses berbangsa dan bernegara terus kami tanamkan di dalam kaderisasi partai. Hal ini tidak terlepas dari kedekatan Bung Karno dengan tokoh-tokoh NU seperti KH. Hasyim Asyari, KH. Wahid Hasyim dan KH. Wahab Hasbullah. Bahkan Bung Karno mendapat gelar dari NU, yaitu Waliyyul Amri ad-Dharuri bi al-Syaukah yang harus dipatuhi berkaitan dengan suatu hal yang dianggap darurat atau penting," kata Hasto beberapa saat lalu (Kamis, 1/2).


Menurut Hasto, kesadaran tentang pentingnya NU juga ditunjukkan oleh realitas sejarah reformasi, bagaimana Megawati Soekarnoputri dan Gus Dur bahu membahu berjuang memerjuangkan kedaulatan rakyat melalui tatanan kehidupan politik yang lebih demokratis.

"Ketika Bapak Jokowi meminta pertimbangan Ibu Megawati terhadap susunan kabinetpun, Ibu Megawati menegaskan peran sentral NU tersebut, sehingga Beliau mengusulkan beberapa pos strategis kerakyatan ditempati oleh representasi NU," ungkap Hasto.

Hasto menambahkan, kesadaran sejarah dan kultural juga dijalankan oleh PDI Perjuangan di dalam menjaring calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tercatat representasi NU hadir di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sekurang-kurangnya 61 daerah lainnya di tingkat kabupaten/kota dalam rangka Pilkada Serentak tahun 2018.

"Selamat Harlah NU ke 92, yang terus memerkokoh ukhuwah wathoniyah untuk Indonesia Raya," demikian Hasto. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya