Berita

Rizal Ramli-Fumio Kishida/Net

Politik

Rizal Ramli: Indonesia-Jepang Bisa Menjadi Kekuatan Dunia

Kenang Kebaikan Jepang
KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 09:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tokoh nasional yang juga ekonom senior Dr. Rizal Ramli tidak akan pernah melupakan loyalitas Jepang terhadap Indonesia di saat badai krisis ekonomi menghantam Tanah Air pada tahun 1998.

"Kala itu hanya perusahaan Jepang yang tidak hengkang dari Indonesia. Bahkan, Jepang berani investasi dan memberikan bantuan pinjaman agar Indonesia bangkit dari keterpurukan. Jepang adalah sahabat sejati, that's a friend are for," ujar RR sapaan akrab Menko Ekuin era Pemerintahan Gus Dur ini.

Kenangan itu disampaikan RR dalam pertemuannya dengan Ketua Policy Council Liberal Demokratic Party (LDP), Fumio Kishida di Kantor LDP, Tokyo, Jepang, Rabu kemarin (31/1).


Untuk itu, dalam momentum 60 tahun persahabatan Indonesia-Jepang, hubungan bilateral atau kerjasama kedua negara harus semakin ditingkatkan. Hal itu bisa dijadikan momentum bagi dua negara untuk menjadi sokoguru kebangkitan Asia.

"Jepang memiliki resources dalam arti pengetahuan, teknologi yang canggih, dan financial. Sementara Indonesia kaya dengan sumber daya alam. Kalau bersinerji, maka Jepang dan Indonesia sebagai negara Asia bisa menjadi kekuatan dunia," terang RR.

Selain itu, sambung RR, China yang selama ini cukup agresif dalam bidang ekonomi tidak lagi menjadi ancaman.

Terkait dengan adanya asumsi sejumlah politisi Jepang yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia justru banyak memberikan perlakuan khusus bagi pemerintah China, RR membantah adanya anggapan itu.

"Ketika saya menjabat Menko Maritim, saya ubah tuh nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara. Tujuannya untuk menegaskan kedaulatan Indonesia, dan menciptakan perdamaian dan stabilitas kawasan. Sikap Indonesia jelas kan, bahwa tidak ada perlakuan khusus bagi China," tuturnya.

Lawatan RR ke Jepang untuk bertukar pikiran dengan beberapa tokoh terkait dengan pergeseran geostrategis di Asia, dan hubungan 60 tahun persahabatan Indonesia-Jepang. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya