Berita

Benda yang disebut warga setempat bola api/RT

Dunia

Sempat Dikira UFO, Bola Api Ini Ternyata Sampah Luar Angkasa

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 09:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah "bola api" misterius sempat membuat geger warga Peru akhir pekan kemarin.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa benda yang disebut bola api itu merupakan bagian dari satelit tua yang jatuh ke Bumi.

Angkatan Udara Peru dengan cepat mengungkapkan sumber api setelah benda bulat ditemukan oleh penduduk setempat di dekat Larancahuani di wilayah Puno dekat perbatasan Bolivia.


Warga setempay segera melaporkan kejadian itu ke Angkatan Udara Peru (FAP). Sempat beredar rumor di warga setempat yang menduga bahwa benda itu adalah UFO.

FAP pun segera merilis gambar puing dan melakukan penyelidikan untuk menghentikan teori tentang UFO tersebut.

"Menurut analisis pertama, ini akan menjadi tangki bahan bakar dari satelit yang tidak digunakan," kata Komandan Pedro Palza dari FAP's Center seperti dimuat Russia Today.

"Kita berbicara tentang bagian dari satelit yang berhenti beroperasi. Biasanya itu dikenal sebagai sampah luar angkasa," katanya.

Benda itu bulat dan terbuat dari semacam logam. Benda itu menciptakan efek bola api saat mengalami gesekan saat memasuki kembali ke atmosfer bumi.

Namun, pejabat tidak tahu siapa pemilik satelit tersebut.

"Kami akan memeriksanya, kami mengirim tim untuk menyelidiki asal-usulnya," kata Palza. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya