Berita

Lorde/Net

Dunia

Remaja Israel Tuntut Lorde Karena Batalkan Konser Di Tel Aviv

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 07:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga remaja penggemar penyanyi Selandia Baru Lorde asal Israel mengajukan tuntutan hukum atas luka emosional yang mereka alami akibat pembatalan konser di Tel Aviv.

Kasus tersebut diajukan oleh sebuah kelompok hak asasi manusia Israel dengan menggunakan undang-undang kontroversial yang disahkan pada tahun 2011 yang memungkinkan tuntutan perdata dibuka terhadap mereka yang menyerukan pemboikotan terhadap Israel.

Mereka mengatakan bahwa mereka adalah aktivis yang bekerja untuk "mengakhiri apartheid Israel" dan percaya bahwa boikot ekonomi, intelektual dan artistik adalah cara yang efektif untuk menyuarakan pendapat mereka.


Mereka mengajukan tuntutan di Yerusalem pekan ini dengan tuntutan ribuan dolar AS atas apa yang mereka sebut sebagai "luka emosional".

Nitsana Darshan-Leitner, pengacara yang mewakili penggugat, mengatakan bahwa klaim adalah yang pertama menunjukkan hubungan langsung antara seruan boikot dan "kerugian" yang ditimbulkan.

"Gadis-gadis ini adalah ideolog. Mereka akan masuk tentara tahun depan, dan mereka merasa sangat malu dan dilukai oleh tuduhan bahwa aktivis Selandia Baru menyalahkan Israel," katanya.

Sebelum pihak Lorde membatalkan konser di Tel Aviv diketahui kelompok HAM Selandia Baru mengirimkan surat kepada pihak Lorde yang mendukung pembatalan konser.

"Pertunjukan di Israel mengirimkan pesan yang salah," tulis mereka kepada penyanyi dan penulis lagu tersebut.

"Bermain di Tel Aviv akan terlihat memberi dukungan pada kebijakan pemerintah Israel, bahkan jika Anda tidak berkomentar mengenai situasi politik," tambahnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya