Berita

Vladimir Putin/Press TV

Dunia

Tanggapi Sanksi Baru AS, Putin: Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu

RABU, 31 JANUARI 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa daftar sanksi yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat baru-baru ini berbatasan dengan "kebodohan" karena ini menunjukkan ketidakkonsistenan kebijakan Washington.

"Apa yang mereka inginkan? Mereka harus memutuskan sendiri," kata Putin pada hari Selasa (30/1), sesaat setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat merilis sebuah daftar hitam dari 114 politisi Rusia dan 96 "oligarki" yang dekat dengan Kremlin, karena diduga mencampuri pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016 lalu.

Putin mencatat bahwa Washington menyamakan Moskow dengan Teheran dan Pyongyang. Namun pada saat yang sama menyerukan kepada Rusia untuk menengahi isu-isu dengan Korea Utara dan Iran.


Dia menambahkan bahwa langkah Amerika Serikat tersebut tidak ramah dan pasti akan memiliki efek negatif pada hubungan Rusia-Amerika Serikat yang telah memburuk.

"Anjing-anjing itu menggonggong, tapi kafilah itu terus bergerak," tambah Putin seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya