Berita

Peringatan palsu/Net

Dunia

Pejabat Sipil Hawaii Mundur Pasca Insiden Peringatan Rudal Palsu

RABU, 31 JANUARI 2018 | 08:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua pejabat sipil terkemuka dari Badan Manajemen Darurat Hawaii mengundurkan diri pekan ini pasca insiden peringatan rudal masuk yang salah beberapa pekan lalu.

Pesan peringatan soal adanya rudal yang diterima warga Hawaii 13 Januari yang lalu diketahui menyebabkan kepanikan meluas. Hal itu semakin buruk karena pihak berwenang baru meralat peringatan tersebut 38 menit setelah peringatan dilepaskan.

Dua pejabat sipil yang mengundurkan diri tersebut adalah administrator Vern Miyagi dan petugas eksekutif Toby Clairmont. Mereka mengundurkan diri setelah laporan yang merinci kegagalan agen tersebut dirilis.


Selain itu, individu yang mengirim peringatan juga telah dipecat.

"Kombinasi kesalahan manusia dan pengamanan yang tidak memadai berkontribusi terhadap peringatan palsu ini," begitu kata Komisi Komunikasi Federal (Federal Communications Commission/FCC) dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC.

Laporan tersebut mengatakan bahwa penggabungan tersebut terjadi setelah seorang supervisor tengah malam di Hawaii Emergency Management Agency memutuskan untuk melakukan latihan spontan selama transisi pergeseran. Pengawas hari yang masuk kemudian dikatakan tidak sadar bahwa latihan 08:05 akan melibatkan petugas harian yang masuk, yang kemudian tidak diberi tahu tentang latihan tersebut. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya