Berita

Eric Dier/Net

Olahraga

Alexis, Siapa Takut?

Tottenham Hotspur vs Manchester United
RABU, 31 JANUARI 2018 | 07:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Duel Spurs kontra MU akan dilangsungkan di Wembley. Kemenangan menjadi target masing-masing tim dengan misi yang berbeda. Dengan koleksi 53 poin, MU tidak ingin dipepet Chelsea hanya berjarak tiga angka di bawah mereka.

Apalagi sejak pergantian tahun MU meraih 100 persen kemenan­gan dalam lima pertandingan. Di periode itu pula pertahanan MU kokoh tanpa kebobolan.

Namun, kandang Spurs men­jadi tantangan besar bagi Setan Merah menyusul rekor buruk dalam beberapa tahun terakhir. Sejak menang 3-2 di White Hart Lane pada September 2012, MU tidak pernah menang dalam lima kunjungan terakhirnya ke kan­dang Tottenham. Rinciannya, MU memetik tiga hasil seri dan dua kekalahan yang diderita di dua lawatan terakhir.


"Sekarang ini Tottenham berada di posisi kelima, tapi mereka adalah salah satu tim terbaik di liga,"  ungkap manajer MU Jose Mourinho yang dikutip Standard.

"Jadi posisi kelima, keempat, ketiga itu tidak penting untuk pertandingan. Hal yang penting adalah kualitas yang mereka punya," tambah Mou.

Rekor MU menghadapi tim-tim lima besar tidak bagus-bagus amat. MU hanya memenangi dua laga salah salah satunya melawan Tottenham 1-0 di Old Trafford.

Pilar Spurs Eric Dier telah menyadari jika klub Liga Inggris Manchester United bukan hanya Alexis Sanchez saja. Ia bahkan tak takut pada Sanchez.

Dier menyebut Alexis Sanchez memang memberi warna tersendiri sejak gabung di Manchester United. Tapi itu takkan mengubah taktik Tottenham.

Tidak ada alasan untuk takut pada pemain tersebut. Sanchez sendiri berpeluang mendapatkan debutnya di Liga Inggris ber­sama United dalam pertandingan itu, setelah diturunkan di babak IV Piala FA melawan Yeovil..

Sayangnya Spurs baru saja mendapat modal buruk. Tim ini ditahan Newport County 1-1 dalam laga Piala FA 28 Januari lalu.

Spurs juga harus pintar-pintar mengantisipasi jadwal yang ketat. Dalam sepekan, Harry Kane dan kawan-kawan harus melakoni tiga pertandingan.

Setelah melawan MU 1 Februari, tiga hari kemudian mereka ketemu Liverpool. Sedang pada 8 Januari mereka ketemu lagi Newport di Piala FA.

"Sekarang ini setiap pertandingan sangat penting sekali. Pertandingan melawan Newport sebelumnya sama pentingnya dengan laga melawan United dan Liverpool sekalipun," pungkasnya. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya