Berita

Foto/Net

Nusantara

Padil Karsoma-Acep Maman Serasi, Perpaduan Nasionalis Religius

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 19:05 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PDI Perjuangan (PDIP) mendapat sambutan positif dari banyak pihak.

Banyak pihak menilai sosok Padil Karsoma dan Acep Maman adalah pasangan yang serasi, bisa saling mengisi dan kompak. Keduanya memiliki latar belakang yang baik dan bisa menunjang pengabdiannya ke depan sebagai kepala dan wakil kepala daerah.

Siti Maisaroh, penggerak majelis taklim di kawasan Campaka menilai Padil Karsoma sebagai sosok santun dan taat beragama. Tutur katanya lembut, juga pekerja keras, berjiwa sosial tinggi dan mau mendengarkan jika rakyat bicara atau mengadukan sesuatu.


"Saya pernah hadir dalam salah satu acara, Pak Padil Karsoma saat itu sebagai nara sumber, piawai sekali. Dia cukup memguasai materi, pengalamannya dalam bidang kesehatan dan juga pemerintahan tak terbantah. Menurut saya pantas sekali kalau Pak Padil menggantikan Pak Dedi Mulyadi," aku Maisaroh saat ditemui wartawan usai pengajian, Senin (29/1).

Sementara Irfan Mufied, seorang mahasiswa asal Purwakarta di Bandung, menyatakan Acep Maman adalah aktivis partai nasionalis yang santri. Pengalamannya sebagai politisi partai nasionalis tak diragukan lagi. Acep cukup merakyat, bergaul dengan banyak kalangan. Bersahaja dan peduli serta punya tekad yang besar memperbaiki kelemahan-kelemahan pemerintahan sebelumnya.

"Kang Acep Maman akan bisa saling mengisi dengan Kang Padil Karsoma. Saya menyaksikan, Kang Acep itu respek sama Kang Padil. Itu modal bagus untuk kerjasama ke depan. Dugaan saya pasangan ini akan saling melengkapi dan tidak akan ada yang mendominasi seperti yang sekarang ini," ujarnya.

Terpisah, pengamat politik dari Indopolitika Institute, Mus S. Galih, menilai pasangan Padil Karsoma-Acep Maman akan lebih "berbunyi" jika program yang ditawarkan dalam kampanye berbeda dengan program pasangan Ane-Aming.

"Diferensiasi akan jadi penentu apakah Padil-Acep itu boneka atau bukan. Jika program kerjanya sama saja dengan istrinya Dedi Mulyadi, ya publik tidak akan tertarik. Bagi banyak kalangan yang menghendaki perubahan, Padil-Acep harus bisa memberikan jawaban," kata dia melalui sambungan telepon saat dihubungi redaksi. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya