Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Markas Pasukan Garuda Didemo Massa Anti Perdamaian

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 09:43 WIB | LAPORAN:

Markas pasukan garuda Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang berlokasi di UN Posn 7-1 Adchit Alqusyar Lebanon Selatan, sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat (Minggu, 28/1) didemo oleh sekelompok massa yang tergabung dalam ‘Aliansi Masyarakat Anti Perdamaian.
 
Dalam orasinya, para pendemo menuntut agar pasukan garuda Satgas Indobatt harus segera angkat kaki dari bumi Lebanon Selatan. Menurut mereka (para pendemo), tanpa kehadiran United Nations (UN), dalam hal ini Pasukan Garuda Indobatt, negara Lebanon aman-aman saja. Di samping itu, mereka juga menggelar spanduk yang bertuliskan “Negara kami selama ini baik-baik saja, kenapa pihak UN menempatkan tentara asing begitu banyak di sini, kami tidak menghendaki kalian-kalian menguasai negara kami."

Penduduk setempat bahkan ada yang ikut membantu para pendemo untuk memaksa masuk menerobos penjagaan yang dijaga ketat oleh Pasukan Garuda Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil.
 

 
Anggota jaga Serka Edi Susanto sontan melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Jaga, dalam hal ini Kapten Inf Aceng Wahyudin dan diteruskan ke Kapten Inf FX Renoten selaku Kasiops Indobatt. 

Setelah mendapat petunjuk dari Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, Kasiops Kapten Inf FX Renoten lantas memerintahkan Lettu Inf Muhammad Dody selaku Komandan Pleton CRC (Crowded Riot Control) dari Kompi Delta berikut perlengkapannya untuk bergerak dengan di backup Pleton BMR (Battalion Mobile Reserve) dan Tim Kesehatan.
 
Unjuk rasa awalnya berlangsung damai namun situasinya makin memanas dan anarkis. Para pendemo memprovokasi dan melempari personel Indobatt dengan batu-batuan dan benda-benda keras lainnya, berujung bentrokan yang mengakibatkan satu orang demonstran dan dua personel Indobatt mengalami luka-luka.
 
Setelah dilakukan negosiasi dan argumentasi yang sangat alot bahwa keberadaan Pasukan Garuda sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB di Lebanon, akhirnya para pendemo bubar dan situasi kembali kondusif.

Kejadian di atas merupakan skenario latihan CRC Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil  yang dirancang oleh Kasiops Satgas Kapten Inf FX Renoten, dalam rangka melatih kemampuan personel Indobatt khususnya dalam hal taktik dan teknis serta prosedur tetap.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya