Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serangan Saudi Di Yaman Tewaskan 160 Nelayan

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 14:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 150 nelayan tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah Saudi melancarkan serangan di daerah pemukiman dan situs non-militer di Yaman baru-baru ini.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh jaringan televisi Arab al-Masirah di Yaman pekan ini, jet tempur Saudi terus menargetkan nelayan Yaman dan kapal mereka di laut, dan serangan udara tersebut mengakibatkan kematian 160 nelayan dan 120 lainnya luka-luka.

Laporan tersebut menambahkan bahwa 20 nelayan telah mengalami cacat permanen karena anggota badan mereka harus diamputasi akibat serangan.


Selain itu, seperti dimuat Press TV, agresi militer Saudi terhadap Yaman telah menyebabkan penghancuran lebih dari 250 kapal nelayan.

Bukan hanya itu, lebih dari 240 nelayan Yaman mendekam di penjara Saudi dan fasilitas penahanan.

Diketahui bahwa sejak Saudi melancarkan serangan ke Yaman 2015 lalu ada sedikitnya 13.600 orang terbunuh. Bukan hanya itu, serangan juga menyebabkan Sebagian besar infrastruktur negara, termasuk rumah sakit, sekolah dan pabrik rusak.

Perang yang dipimpin oleh Saudi juga telah memicu epidemi kolera yang mematikan di Yaman.

Menurut penghitungan terakhir Organisasi Kesehatan Dunia, wabah kolera telah membunuh 2.167 orang sejak akhir April 2017 dan diduga terinfeksi 841.906 orang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya