Berita

Foto: Maktour

Bisnis

Lebih Murah, Tiket Penerbangan Umroh Lewat Maktour

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 13:43 WIB | LAPORAN:

Biro Perjalanan Haji Khusus dan Umrah PT Makassar Toraja Tour (Maktour) telah menyewa dua unit pesawat berbadan lebar jenis Boeing 747-400.

Dalam hal pengoperasian kedua unit pesawat ini, pihak Maktour pun menggandeng perusahaan Terra Avia yang berbasis di Dubai.

Nantinya, pesawat tersebut selain untuk menerbangkan jamaah Maktour, juga akan digunakan oleh seluruh biro umrah dan haji khusus di Indonesia.


"Kami telah menyewa dua pesawat paling baru dengan kapasitas 501 penumpang buatan 2004 dan akan kami pakai selama lima tahun ke depan untuk melayani jamaah umrah dan haji khusus," ujar Direktur Utama PT Maktour Fuad Hasan Mahsyur usai meninjau kedua pesawat tersebut di Hanggar Pesawat Garuda Maintenance Fasilities (GMF), Bandara Soekarno Hatta, melalui rilis, Jumat (26/1).

Fuad mengatakan, nantinya yang akan digunakan untuk operasional hanya satu pesawat. Sedangkan satu lainnya sebagai cadangan jika pesawat utama terkendala.

"Saat ini, kami sedang mengurus izin awal penerbangan dua kali satu pekan. Mudah-mudahan pada Februari mendatang akan terbang perdana," terangnya.

Fuad menambahkan, alasan Maktour mencarter dan membuka jasa layanan penerbangan untuk menjawab permasalahan pemberangkatan calon jamaah umrah. Apalagi kabar terakhir, ada sekitar 100 ribu korban jamaah umrah terlantar.

Maktour akan menawarkan jasa penerbangan umrah dengan biaya murah tetapi dengan layanan maksimal. Selama ini komponen terbesar dalam biaya umrah pada transportasi, khususnya penerbangan, yang menelan hingga 60 persen.

Direktur Pengembangan Bisnis Maktour Suryo Saputro mengatakan, pemerintah memperkirakan paket minimal umrah sekitar Rp 20 juta. Khusus penerbangan menelan biaya hingga Rp 12 juta.

"Kami bisa menjual harga tiket penerbangan di bawah Rp 12 juta. Sehingga, lebih murah dibandingkan maskapai penerbangan lainnya," ujarnya.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya