Berita

Foto/Net

Pertahanan

Ini Pesan Presiden Jokowi Dalam Rapim TNI-Polri

RABU, 24 JANUARI 2018 | 02:30 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo mengingatkan agar soliditas TNI dan Polri harus tetap dipertahankan.

Begitu salah satu amanat presiden yang dijelaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai mengikuti pengarahan Presiden kepada peserta Rapat Pimpinan TNI-Polri, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1).

Hadi menambahkan, menurut presiden saat ini soliditas TNI-Polri sudah bertambah baik. Hal ini dapat terlihat di lapangan bahwa seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama bisa menunjukkan eksistensinya berbaur bersama antara TNI dan Polri.


Presiden lanjut Hadi juga berpesan agar TNI-Polri tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilukada tahun 2018 dan tahapan Pemilu tahun 2019.

"Harapan beliau adalah semuanya bisa berjalan dengan baik, aman, lancar dan tidak ada permasalahan yang berarti, sehingga proses pembangunan nasional dapat terlaksana dengan baik," ungkap Hadi.

Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2018 ini mengangkat tema Dilandasi dengan sinergi, soliditas dan profesionalitas, TNI-Polri siap mengamankan Pilkada Serentak 2018 dan tahapan Pemilu 2019 dalam rangka menjamin kelangsungan pembangunan nasional.

Rapim TNI-Polri tahun 2018 akan menghasilkan berbagai pemikiran cerdas dan keputusan yang bernilai strategis, dalam rangka efektifitas pelaksanaan tugas pokok TNI-Polri ke depan ditahun politik 2018 dan 2019.

Disamping itu juga mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 yang diikuti oleh 54 negara di Jakarta dan Palembang.

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari Rapim TNI-Polri, menurut Panglima TNI yakni, pertama adanya kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak dalam mewujudkan sinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya guna mengantisipasi perkembangan situasi di tahun politik ini.

Kedua peserta Rapim mampu mengelola situasi di wilayahnya sehingga pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan tahapan Pemilu 2019 dapat berjalan aman dan kondusif.

Ketiga terwujudnya situasi di wilayah yang mantap dan kondusif menjelang, saat dan paska pelaksanaan Pilkada serentak 2018 serta tahapan Pemilu 2019. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya