Berita

Politik

PILKADA PURWAKARTA

Peneliti Pilkada: Pasangan Padil-Acep Ungguli Ane-Aming

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 16:46 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Perhelatan Pilkada Purwakarta 2018 semakin hari semakin seru dan cukup banyak mendapat perhatian masyarakat. Hal ini terjadi karena bertarungnya dua kekuatan yang sama-sama dipandang memiliki kekuatan dan potensi menang.

Namun demikian, karena belum jelasnya kepastian bakal pasangan calon mana yang memenuhi syarat menjadi peserta pilkada dan belum masuknya masa kampanye, diferensiasi antara kedua bakal paslon itu belum terlihat tegas.

Demikian disampaikan peneliti Stratakindo Research and Consulting, Rachmi Agnestia, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/1).


Yang justru terasa kata Maharani panggilan Rachmi Agnestia, yaitu nuansa kesamaannya yakni sama-sama mengklaim penerus pemerintahan sebelumnya.

Kata dia, klaim di kubu Ane-Aming karena Ane istrinya bupati, sehingga dikaitkan sebagai penerus. Sementara di kubu Padil Karsoma-Acep Maman klaimnya lebih masuk akal, karena Padil Karsoma sebelumnya menjabat sebagai sekretaris daerah, jabatan birokrasi tertinggi di Kabupaten Purwakarta.

Lebih lanjut, Maharani menyatakan diferensiasi antara dua pasangan calon yang bertarung biasanya akan terlihat dari visi misi dan program kerja yang nanti didebatkan.

Pada kasus dimana ada dua pasangan yang sama-sama mengklaim sebagai pelanjut keberhasilan pemerintahan sebelumnya, bukti keterlibatan dalam program kerja yang berhasil bisa jadi bukti untuk klaim pelanjut itu.

Hanya saja, Rachmi menambahkan, klaim pelanjut juga berisiko yakni pada program yang gagal atau tidak berhasil, bebannya akan ditimpakan.

Rachmi menjelaskan dalam kasus istri bupati dan sekda berhadap-hadapan, sebenarnya yang diuntungkan adalah sekda. Bagaimanapun dari sisi pengalaman dalam pemerintahan dan mengurus hal ihwal soal kemasyarakatan, sekda jelas lebih berpengalaman.

"Jadi pengalaman suami saat bekerja sebagai bupati tidak bisa diklaim sebagai pengalaman istri, beda sekali," ujarnya.

Saat diminta membandingkan kekuatan kedua bakal pasangan calon, peneliti pilkada ini menyatakan data yang dimilikinya adalah hasil profiling.

Pasangan Padil Karsoma-Acep Maman dari sisi bobot personal, pendidikan, kepemimpinan, pengalaman, jaringan dan kemampuan berkomunikasi jauh lebih baik dari bakal pasangan calon lainnya.

Padil Karsoma adalah birokrat senior yang malang melintang puluhan tahun sebagai PNS atau ASN dan pernah menjabat berbagai jabatan penting dari termasuk beberapa kepala dinas dan terakhir sekda. Sementara Acep Mamah adalah politisi dan menduduki posisi puncak sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Purwakarta. Perpaduan birokrat dan politisi ini adalah ideal.

"Dari profiling dua bakal paslon ini, Padil Karsoma-Acep Maman lebih unggul dari pasangan Ane-Aming. Ane adalah ibu rumah tangga, istri bupati. Sementara Aming pengusaha daerah, bahkan dari sisi pendidikan formal tercatat lulusan kejar paket. Tentu secara kasat mata kalau diperbandingkan jelas beda," pungkasnya. [rus]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya