Bristol City akan menjamu Manchester City dalam semifinal leg kedua Piala Liga Di Stadion Ashton Gate dini hari nanti WIB. Berbekal gol tandang, tuan rumah bertekad membuat kejutan.
Pelatih Bristol City, Lee Johnson mengaku senang denÂgan gol tandang yang dimiliki anak asuhnya kala bertandang ke Etihad Stadium, markas Manchester City, di leg pertama. Walau kalah 1-2 di laga itu, Johnson pun menegaskan bahwa langkah The Robins untuk melaju ke final Piala Liga masih terbuka lebar.
"Saya sangat bangga dengan tim saya, ini hanya paruh waktu dalam pertandingan dan kami masih di dalamnya, terutama setelah mencetak gol tandang. Saya berkata kepada anak-anak bahwa mereka fantastis. Tekanan kami luar biasa dan ada sepak bola yang sangat bagus saat diÂmainkan. Ada kekecewaan, tapi kami masih memiliki harapan," lanjutnya.
Johnson pun menegaskan bahwa langkah
The Robins untuk melaju ke final Piala Liga masih terbuka lebar. Dirinya pun akan memaksimalkan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan Manchester City pada pertemuan kedua.
"Tapi kita harus ingat bahwa itu belum berakhir. Saya pikir kita harus menghormati kualitas oposisi, tapi kita menunjukkan gambaran yang baik tentang diri kita sendiri. Itu selalu akan menÂjadi babak pertama (di akhir leg pertama) dan gol tandang sangat penting, kami mencoba mencetak gol dan tidak memarkir bus," tutupnya.
Di final, calon lawan City (jika lolos) adalah salah satu dari Chelsea atau Arsenal. Namun untuk sampai ke sana tidak bakal mudah.
Manajer City Josep Guardiola sudah menegaskan bahwa targetÂnya saat ini adalah untuk masuk final. Oleh karena itu, Guardiola tidak bakal main-main dalam mempersiapkan timnya.
Guardiola diyakini akan meraÂmu komposisi yang lebih kuat daripada leg pertama, di mana City dibuat kerepotan dan hamÂpir gagal menang. Aguero, yang akhir pekan kemarin mencetak hat-trick untuk membawa City menang 3-1 atas Newcastle di liga, kemungkinan besar akan main dari menit awal.
City harus ingat bahwa Bailey Wright dan kawan-kawan menÂgantongi modal satu gol tandang dari Etihad. Itu bisa jadi salah satu sumber motivasi bagi tuan rumah.
Di sisi lain, City diminta fokus ke tugas mereka sendiri demi mewujudkan ambisi menjuarai Liga Premier. City dilarang memikirkan apa yang terjadi pada tim-tim rival yang sedang mengejar mereka.
Guardiola menegaskan bahÂwa apa yang terjadi pada MU, Liverpool, Chelsea, atau tim rival lain bukanlah persoalan penting. Hal terpenting bagi City adalah cara mereka mengumpulkan kemenangan demi kemenangan pada laga-laga mendatang.
Setelah menghadapi Bristol City di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris, City kemudian bertemu Cardiff City di babak keempat Piala FA. Setelahnya, mereka akan menghadapi West Bromwich Albion dalam lanjuÂtan Liga Premier. ***