Berita

Foto/Net

Bisnis

Jasa Marga Selesaikan 20 % Proyek Tol Japek II Elevated

Kejar Target Operasi April 2019
SELASA, 23 JANUARI 2018 | 10:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mengupayakan percepa­tan pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek II (Elevated) yang kini progresnya telah mencapai 20,17 persen. Se­jumlah tantangan pun masih ditemui dalam proses pemban­gunan jalan tol layang yang ter­bagi dalam 10 zona tersebut

Direktur Utama PT Jasa­marga Jalan Layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono menga­takan, selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (El­evated) akan terus melakukan segenap upaya percepatan. Karenanya, realisasi pemban­gunan proyek tersebut tetap menunjukkan progres positif guna merealisasikan target op­erasi pada April tahun depan.

"Realisasi progres kon­struksi hingga minggu kedua bulan ini telah 20,174 persen­nya, melebihi target yang ditetapkan sebesar 20,159 persen," ujarnya, melalui siaran pers.


Meski demikian, ia men­gakui, pihaknya masih meng­hadapi sejumlah tantangan utama dalam proses pem­bangunan jalan tol layang yang terbagi dalam 10 zona tersebut. Dijelaskan, tantangan utama yang dihadapi terkait kepadatan volume kendaraan di Ruas Jakarta-Cikampek.

Belum lagi adanya empat proyek infrastruktur lainnya di koridor yang sama, yaitu Light Rail Transit (LRT), High Speed Railway (HSR), Jalan Tol Cibitung-Cilincing, serta proyek internal Cabang Jakarta-Cikampek.

"Padahal rekayasa lalu lintas selalu dilakukan, seperti semi­nim mungkin menutup lajur da­lam waktu singkat, atau melaku­kan contra flow serta imbauan menggunakan rute perjalanan alternatif lainnya apabila kon­disi jalan sangat padat. Namun memang volume kendaraannya sangat padat," akunya.

Seperi diketahui, jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevat­ed) ini merupakan proyek in­isasi Jasa Marga sebagai solusi dari kepadatan yang sering ter­jadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek/Bandung atau menuju Jakarta. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya