Berita

Jenderal Gatot Nurmantyo/Net

Pertahanan

Jenderal Gatot: Mari Satukan Hati Untuk NKRI

Di Depan Ratusan Kiai Gontor
SENIN, 22 JANUARI 2018 | 11:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kemarin, eks Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo hadir dalam acara Sarasehan Kiai Pimpinan Pesantren Alumni (FPA) Gontor dan peringatan 50 tahun Dar El Qolam di Pondok Daar El Qolam Gintung Banten.

 Didepan ratusan kiai Gontor, Gatot mengatakan, bahwa jika TNI selalu bersama umat, maka Indonesia akan jaya dan sejahtera.

"Suatu kebanggan saya berada di sini karena pondok ini beranakpinak. Saya yakin akan banyak membentuk pemimpin baru di masa depan yang beri­man dan bertakwa," ujar.


Gatot juga mengatakan, bahwa rakyat Indonesia jangan minder terhadap negara lain.

"Bung Karno bilang Kekayaan Indonesia ini membuat banyak negara iri kepada nusantara, sumber daya alam dan energi kita menjadi incaran bangsa-bangsa lain," kata Gatot.

Gatot melanjutkan, bahwa banyak negara mengatakan bahwa negara-negara saling bersaing dan berkompetisi mere­butkan energi.

"Akan terjadi persaingan antara negara, dan Indonesia menjadi perebutan semua negara. Siapa yang bisa menguasai Indonesia negara itu akan nya­man dan tentram karena akan memperoleh sumber energi yang luar biasa," kata Gatot.

Dalam mengakhiri kata sambutannya, Gatot mengatakan Indonesia lengkap perbedaan­nya, karena memang multikul­tural. Maka waspadalah akan perpecahan itu. Namun kita bisa kuat karena Pancasila.

"Indonesia sudah merdeka, maka dari itu mari kita sam­paikan ke anak cucuk kita nilai Pancasila, jangan liat perbedaan Indonesia kita liat persamaan kita. Itu suasana kebatinan dalam nilai Pancasila. Mari satukan hati untuk Indonesia," ajak Gatot di depan kiai gontor.

Peringatan setengah abad digelar sebagai ungkapan ter­ima kasih kepada masyarakat Indonesia yang memercayai Daar el-Qolam sebagai tempat menggali ilmu pengetahuan.

Acara Sarasehan ini dihadiri oleh Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin dan beberapa tokoh nasional lainnya. KH. Hasan Abdullah Sahal sebagai Pimpinan Pondok Modern Gontor dan Ratusan Kyai Alumni Gontor Se-Indonesia juga banyak yang hadir.

Daar el-Qolam berdiri pada tanggal 20 Januari 1968, didirikan oleh Kyai Ahmad Rifa'i Arief. Pesantren terbesar di Provinsi Banten, kini dihuni lebih dari 5.500 santri yang datang dari ber­bagai daerah di Indonesia.

Rangkaian acara kegiatan milad ke-50 tahun ini sudah berlang­sung sejak 15 sampai 22 Januari 2018. Acara tersebut antara lain, Jambore dan Raimuna Antar Pesantren Se-Jawa dan Sumatera, Malam Refleksi dan Tayangan Film Dokumenter 50 Tahun Daar el-Qolam, Apel Peringatan Milad, Silaturahmi Nasional dan Sarasehan Internasional Forum Pimpinan Pesantren Alumni Gontor dan Gintung, Reuni Akbar Alumni Daar el-Qolam, Daar el-Qolam Expo dan hiburan masyarakat yang akan menampil­kan Rhoma Irama dan Soneta Grup. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya