Berita

Foto: Puspen TNI

Nusantara

Satgas Kesehatan TNI Masuki Kampung-kampung Terpencil Di Asmat

SABTU, 20 JANUARI 2018 | 06:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Personel Tim Gabungan Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) bergerak cepat memasuki kampung-kampung terpencil di Kabupaten Asmat, Papua, untuk mengobati warga yang terkena wabah penyakit.

Dalam pelaksanaan tugas lapangan, Satgas Kesehatan TNI dibagi menjadi delapan Tim Kesehatan Gabungan yang terdiri atas TNI, Dinkes, Pemda Asmat dan Aparat Kewilayahan. Mereka diterjunkan ke Distrik (Kecamatan) di wilayah Kabupaten Asmat dengan menggunakan speed boat sebagai transportasi utama menuju titik-titik lokasi.

Demikian informasi yang disampaikan Pusat Penerangan TNI secara tertulis kepada wartawan.


Kemarin (Jumat 19/1), para dokter spesialis dan paramedis bersama personel Puskesmas setempat mendatangi rumah-rumah warga dengan melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vaksin kepada anak-anak.

Tercatat oleh Satgas Kesehatan TNI KLB, mereka yang sudah mendapatkan pengobatan di antaranya adalah 980 anak Kampung Kasuari, 110 anak Kampung Sohomae, 257 anak Kampung Suagai, 131 anak Kampung Yerfun, 181 anak Kampung Amagais, 219 anak Kampung Amaru.

Lalu, 82 anak Kampung Amkai, 18 anak Kampung Suru-Suru, 4 anak Kampung Berimono, 2 anak Kampung Tomor, 1 anak Kampung TII, 5 anak Kampung Munu, 3 anak Kampung Ocemet dan 1 anak Kampung Pirian.  

Sementara untuk pengobatan penderita gizi buruk, yang sudah mendapat penanganan adalah sebanyak 11 orang, sedangkan 53 orang mendapat pelayanan rawat inap. Pengobatan juga dilakukan terhadap 7 orang penderita campak .

Data sementara berdasarkan laporan Posko Satgas Kesehatan TNI KLB sepanjang 17-19 Januari, sekitar 4006 warga Asmat telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari Satgas TNI bekerjasama dengan Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Pemda setempat.  Pelayanan kesehatan tersebut antara lain imunisasi untuk 3.511 orang, penanganan gizi buruk untuk 55 orang, pengobatan campak untuk 397 orang, pengobatan malaria untuk 4 orang, TBC 4 orang, dyapesia 3 orang dan pengobatan tetanus 2 orang.

Satgas Kesehatan TNI KLB juga menempatkan sembilan dokter spesialis anak di RSUD Agats, Kabupaten Asmat, karena jumlah pasien anak-anak yang dirujuk dan dirawat di rumah sakit tersebut sangat banyak.

Di samping itu, Satgas Kesehatan TNI KLB juga mendistribusikan logistik untuk masyarakat Asmat, Papua, yaitu TB 1 (biskuit) 2.100 boks, FD 3 (susu) 1.968 boks, T2A (nasi) 840 kaleng, T2B (nasi) 1.140 kaleng, T2C (nasi) 1.130 kaleng, makanan tambahan Balita 1.344 boks, makanan tambahan ibu hamil 588 boks, Biskuit Malkis 28 bungkus, Beras 280 kg, Biskuat 48 bungkus, pakaian bekas 8 koli dan minyak goreng 900 ml 16 botol.

Dansatgas Kesehatan TNI KLB Asmat, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, yang sehari-hari menjabat sebagai Danrem 174/ATW, mengatakan bahwa para personel Tim Kesehatan Gabungan Satgas akan fokus terhadap penanganan campak selama satu bulan. Apabila satu bulan sudah bisa teratasi, mereka akan bergeser ke tempat lain.

"Tim Kesehatan Daerah, baik dari TNI khususnya dari Kodam XVII/Cenderawasih akan tetap di sini, kami targetkan sampai tiga bulan untuk penanganan campak selanjutnya gizi buruk. Ini konsepnya akan berlanjut oleh Pemerintah Daerah," ujarnya. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya