Berita

Jenderal Gatot Nurmantyo/Net

Pertahanan

Tempur Jaga NKRI Pun Siap

Gatot Setelah Pensiun
JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 09:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan tetap mengawal dan men­jaga keutuhan NKRI, meski akan pensiun pada Maret 2018 mendatang.

"Saya adalah prajurit dilahir­kan untuk berjuang sampai titik darah penghabisan. Meski sudah pensiun nanti, saya siap mem­bela NKRI. Jangan ragukan saya," kata Gatot, kemarin.

Setelah pensiun nanti, apak­ah akan ikut membantu pe­merintah untuk membangun bangsa yang lebih baik, Gatot mengatakan, sebagai prajurit yang cinta Tanah Air, ia siap memberikan saran-saran ses­uai dengan kapasitasnya tanpa mengenal waktu.


"Saya akan memberikan saran-saran sesuai dengan kapa­sitasnya. Jangankan cuman sa­ran, disuruh bertempur setelah pensiun pun, saya siap mem­bela NKRI," tegas Gatot.

Di tahun politik ini, Gatot mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mendengarkan berita-berita negatif dan jan­gan mau diadu-domba seperti binatang.

"Dikondisi yang sulit seperti ini sebaiknya kita bergandeng tangan bersama membangun bangsa dan negara. Untuk memilih pemimpin, apakah gubernur, bupati, walikota sampai presiden, berdoalah dan minta petunjuk. Dan pi­lih sesuai hati nurani. Jangan sampai kita terpecah belah," pesan Gatot

Jenderal bintang empat ini juga mengapreasiasi dilantiknya Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) baru, dan dua seniornya, Pa Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan dan Pak Agum Gumelar se­bagai Anggota Wantimpres di pemerintah.

"Saya yakin apa yang dipilih Presiden Jokowi sudah tepat dan sesuai dengan kapasitas dan tantangan tugas yang dihadapi nanti. Pengalaman dan prestasi mereka tidak perlu diragukan, baik di TNI, menteri dan jabatan lainnya. Mereka dapat memberikan saran-saran terbaik buat pe­merintah, khususnya di tahun politik," kata Gatot.

Untuk KSAU sendiri, Gatot mengatakan, Yuyu adalah figur yang sederhana dan pro­fesional. Yuyuk kata Gatot menitik karirnya dari bawah, dan berhasil menjabat di posisi strategis TNI AU.

"Pa Yuyu itu dulu lama bersama-sama dengannya, saat beliau menjabat panglima operasional pertahanan TNI AU, yang memang di bawah kendali saya langsung. Rekam jejaknya tidak perlu diragukan lagi," kata Gatot.

Gatot yakin kepemimpinan Yuyu mampu mengawal pe­merintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, dan menjadi kebangki­tan baru bagi prajurit TNI AU. Baik itu dari persenjataan mau­pun kesejahteraan prajurit.

"Yuyu akan melaksanakan tugasnya dengan amanah den­gan profesional. Saya tidak ragu kepadanya," ujarnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya