Berita

Net

Bisnis

Pemprov DKI Fokus Beli Beras Lokal

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 11:23 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta bakal mengawasi masuknya beras impor dan lebih mengutamakan penggunaan beras dari petani lokal.

"Jakarta akan fokus untuk beli beras lokal. Saya dan Arief (Dirut Food Station Arief Nasrudin) akan langsung terus mengawasi bahwa fokusnya di lokal," jelas Wakil Gubernur Sandiaga Uno, Kamis (18/1).

Menurutnya, klaster pangan bekerja 24 jam melaporkan beberapa komoditas strategis terutama beras, cabai dan bawang.


"Ada kekhawatiran kalau suplai menipis dan juga rantai distribusi yang tersumbat," kata Sandi.

Dia mengatakan, Pemprov DKI berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Bulog untuk meminta tambahan sebanyak 5.000 ton beras untuk operasi pasar dan 5.000 ton untuk komersil.

Dengan demikian, stok yang ada di Food Station sebanyak 30 ribu balik menjadi 40 ribu ton, Untuk mengirimkan pesan ke pasar bahwa Jakarta memiliki stok beras yang cukup.

Lanjut Sandi, operasi pasar yang dilakukan cukup efektif dan bisa menurunkan harga. Dia melihat tuduhan bahwa pedagang menimbun stok beras tidaklah benar, yang ada pedagang hanya kekurangan suplai.

"Makanya kami akan dorong terus. Dan anggapan ada yang nakal itu saya belum menemukan teman-teman di pasar tradisional," jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) akan melakukan impor beras sebanyak 500 ribu ton dari Thailand dan Vietnam, sebagaimana tertuang dalam Perpres 48/2016. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya