Berita

Net

Politik

Munaslub Sudding Cs Cuma Hiburan Mengurangi Kekecewaan

RABU, 17 JANUARI 2018 | 23:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Pengurus Hanura versi Oesman Sapta Odang (OSO) tidak risau dengan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar kubu Sarifuddin Sudding di Hotel Sultan. Gede Pasek Suardika menyebut munaslub tidak memiliki dasar hukum.

"Penyelenggara tidak punya legalitas, peserta tidak tervalidasi dengan baik. Saya kira itu hanya hiburan untuk mengurangi kekecewaan saja," kata Pasek, Rabu (17/1).

Pasek mengatakan munaslub diselenggarakan oleh orang-orang yang bukan lagi pengurus Hanura.


"SK kepengurusan baru sudah keluar dari Kementerian Hukum dan HAM tadi sore. Mereka bukan lagi pegurus. Yang mengaku sekjen, wakil ketua umum sudah bukan pengurus lagi," papar Pasek.

Pasek menganggap angin lalu klaim kubu Sudding bahwa pelaksanaan munaslub didukung 27 DPD dan pengurus DPC dengan jumlah sesuai yang disyaratkan AD/ART.

"Angka yang diajukan itu cuma bluffing, cuma pengakuan. Sekarang pengurus-pengurus DPD berkumpul dan bersilaturrahmi dengan ketua umum di rumah beliau. Ratusan DPC juga ada disini. Silahkan cek. Tidak mungkin ada munaslub di tempat lain," kata Pasek.

Pasek menjelaskan berdasarkan AD/ART Partai Hanura, munaslub bisa dilaksanakan jika diusulkan 2/3 DPD dan 2/3 DPC. Jikapun diusulkan 2/3 DPD, ihwal munaslub harus disampaikan ke DPP kemudian DPP yang menentukan antara lain kapan dan dimana agenda munaslub diselenggarakan.

Berdasarkan AD/ART juga, lanjut Pasek, munaslub bisa diselenggarakan atas usul ketua umum dan dewan pembina.

"Ketua umum dan ketua dewan pemibina Pak Wiranto sudah menyatakan tidak ada munaslub, jelas," kata Pasek.

Perlu diketahui, munaslub kubu Sarifuddin Sudding sedianya dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu malam (17/1). Tapi hingga berita ini diturunkan tidak ada tanda-tanda di lokasi akan berlangsung munaslub. Kader Hanura kubu Sarifuddin Suding, Dadang Rusdiana mengatakan, pelaksanaan munaslub ditunda dan akan digelar besok di Kawasan Bambu Apus.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya