Berita

Nusantara

12 Tower Microselular Melanggar Segera Ditebang

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik merilis 12 nama perusahaan pemilik tower microselular ilegal. Koordinator Komisi A DPRD inipun meminta Satpol PP segera menebang tower-tower tersebut, dan meminta Satpol PP tidak lamban dalam merespon daftar tower yang melanggar itu.

"Seharusnya, begitu daftar diterima langsung dilakukan penindakan. Kami akan cek, dan harus dipastikan Satpol PP segera menebang tower-tower microselular itu," kata Taufik, Selasa (16/1).

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu mengungkapkan, Pansus Tower juga sudah memasuki tahap akhir pembentukan.


"Kami harapkan dalam satu pekan ini dapat terbentuk dan segera bekerja," ujar Taufik.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad menilai, kasus tower tak berizin ini merugikan keuangan daerah hingga triliunan rupiah. Sehingga harua terus diusut.

"Kerugiannya luar biasa besar dan harus dikejar untuk dikembalikan kepada keuangan daerah," tegas Riano.

Saat dikonfirmasi terkait beredarnya surat tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta Edy Junaedi, membenarkan telah mengeluarkan daftar perusahaan mikroselular yang melanggar izin tersebut. Saat ini surat telah dikirimkan kepada Satpol PP untuk dilakukan eksekusi.

"Untuk penindakan ada di Satpol PP, yang pasti kami sudah keluarkan daftar perusahaan mikroselular yang melanggar itu," ujar Edy.

Edy mengungkapkan, petugasnya terus melanjutkan pendataan. "Kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah," kata dia.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu, membenarkan telah menerima daftar tower microselular itu. Sayangnya Yani belum bersedia mengungkapkan kapan akan melakukan pembongkaran atau penebangan tower-tower itu.

"Ya saya sudah punya daftarnya. Sekarang ini sedang di berikan surat perintah bongkar oleh PTSP," singkatnya.[dem]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya