Berita

Enggartiasto Lukita/Net

Politik

Enggartiasto Lukita Tampar Jokowi

SENIN, 15 JANUARI 2018 | 17:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Ketidakberesan di balik kebijakan impor beras dari Vietnam dan Thailand kian jadi sorotan. Menjelang musim panen padi di Tanah Air, tidak ada kepentingan bagi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk mengimpor beras.

"Impor beras 500 ribu ton di saat mau panen hanya mengejar komisi," kata aktivis senior Abdulrachim K kepada redaksi, Senin (15/1).

Aktivis 77/78 ini menengarai kenaikan harga beras sengaja direkayasa sehingga ada alasan untuk impor. Mantan Kabulog Sutarto Alimoeso seperti dimuat Harian Kompas edisi hari ini menyatakan, beras yang digelontotkan untuk operasi pasar hanya 30 ribu ton selama 3 bulan. Padahal harusnya 200 ribu ton sebulan, atau 600 ribu ton selama 3 bulan.


"Pantesan harga naik," imbuh Abdulrachim.

Lebih lanjut dia melihat kebijakan Mendag Enggartiasto Lukita meruntuhkan kewibawaan Presiden Jokowi. Jokowi janji akhir tahun 2017 Indonesia berswasembada beras. Namun nyatanya akhir Januari 2018 ini beras dari Vietnam dan Thailand diizinkan Enggar masuk Indonesia.

"Ini mempermalukan Jokowi yang canangkan swasembada beras," demikian Abdulrachim.[dem] 

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya