Berita

Olahraga

Pengacara Novanto Curiga Jafar Hafsah "Diamankan" Jaksa KPK

SENIN, 15 JANUARI 2018 | 13:44 WIB | LAPORAN:

. Tim kuasa hukum Setya Novanto menyayangkan hilangnya sejumlah nama mantan anggota DPR dalam berkas dakwaan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail menerangkan pihaknya juga menyayangkan sikap KPK yang terkesan tebang pilih dalam penanganan kasus skandal korupsi proyek KTP elektronik.

"Yang kami tidak mau itu keterangan-keterangan terkait penerimaan uang itu jadi fitnah, apalagi sampai sekarang kan begitu hampir semua orang anggota-anggota DPR itu dikatakan menerima sejumlah uang, kemudian dibantah," jelas dia di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/1).


"Itu makanya seperti saya katakan kemarin itu, salah satu contoh yang paling kasat mata misalnya di dalam surat dakwaannya Pak Novanto itu ada Pak Jafar Hafsah yang terima uang 100 ribu (dolar AS) tapi di berkas perkara itu tidak ada Jafar Hafsah," sambung Maqdir.

Jaksa KPK, menurutnya, juga terkesan menyembunyikan sesuatu dalam perkara ini. Salah satunya, Jaksa KPK tak bersedia memberitahu siapa saksi-saksi yang akan dipanggil, dengan langkah memeriksa saksi di
luar BAP.

"Mungkin itu lah maksudnya JPU kemarin menyampaikan semacam pesan gitu, bahwa mereka akan menghadirkan saksi di luar BAP. Kan akal-akalan kalau seperti ini. Bukan cuma tidak sehat, tetapi ini gak bener gitu lho," ujarnya.

Maqdir tidak tahu berapa orang saksi di luar BAP yang akan dipanggil oleh jaksa di persidangan Novanto. Langkah KPK ini dirasa sangat mencurigakan.

"Ada beberapa orang (tidak di-BAP). Yang saya ingat betul itu salah satunya di antaranya yaitu Pak Jafar Hafsah. Nah, bagaimana beliau itu dapat kami tanya penerimaan uang yang disebut dalam dakwaan atau tidak," jelasnya.

"Kami enggak bisa tau itu, kan enggak bisa kami ambil (sebagai bahan klarifikasi) penerimaan uang itu oleh Pak Jafar, kalau itu ternyata dari keterangan orang lain atau dari perkara orang lain," tutupnya menambahkan.

Dalam perkara KTP-el dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, terkuak bahwa ada aliran duit ke mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Jafar Hafsah senilai 100 ribu dolar AS. Hanya saja uang tersebut diakui Jafar telah dikembalikan ke KPK. [rus]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya