Berita

Angelique Kerber/Net

Olahraga

Alarm Dini Angelique Kerber

Australia Terbuka
SENIN, 15 JANUARI 2018 | 09:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sukses menjuarai Sydney International memberi modal positif Angelique Kerber. Eks petenis nomor satu dunia itu memberi ancaman bagi peserta tunggal putri Australia Terbuka 2018.

Kerber mengalahkan Ashleigh Barty 6-4, 6-4 dalam final, Sabtu (13/1). Itu adalah gelar pertama Kerber sejak menjuarai AS Terbuka 2016.

Petenis kidal Jerman itu di luar dugaan tampil jeblok di sepanjang musim lalu setelah menjalani 2016 yang luar biasa. Ketika itu, dia menyabet dua gelar Grand Slam dengan salah satunya di Australia.


Kerber seolah-olah terbebani dengan suksesnya plus peringkat nomor satu dunia yang baru saja dia dapatkan. Alhasil, petenis kidal Jerman itu bahkan tak meraih satu gelar pun sehingga terjun bebas ke ranking 19 dunia.

Pada Australia Terbuka yang digelar mulai hari ini, Kerber ditempatkan sebagai unggulan 21 dan akan membuka kiprah dengan berhadapan dengan kom­patriotnya Anna-Lena Friedsam. Kerber mengaku mulai men­emukan bentuk terbaiknya.

"Aku memainkan tenis yang menakjubkan lagi dan peras­aannya hebat. Rasanya sangat baik untuk memenangi gelar pertamaku di turnamen pertama tahun ini," ucap Kerber di situs WTA.

"Aku sudah menjalani sebuah pekan yang hebat dan final­nya tidak gampang melawan Ash, tapi aku mampu untuk memainkan permainanku sendiri di momen-momen penting. Aku merasa aku semakin dekat dengan levelku di 2016," tambahnya.

Australia Terbuka 2018 sedikit berbeda untuk Rafael Nadal. Petenis nomor satu dunia itu akan tampil tanpa mengikuti turnamen pemanasan lebih dahulu.

Nadal mengalami cedera lu­tut yang memaksanya mundur dari ATP Finals di akhir musim lalu. Setelahnya, petenis kidal Spanyol tersebut memutuskan menarik diri dari turnamen ekse­bisi di Dubai dan turnamen kom­petitif Brisbane Internasional.

Persiapan Nadal untuk tampil di Australia Terbuka hanyalah bermain di dua laga eksebisi: Kooyong Classic dan Tie Break Tens, di mana keseluruhannya berakhir dengan kekalahan. Namun demikian, Nadal ya­kin dirinya akan kompetitif di Melbourne Park.

"Ini adalah pertama kalinya di dalam karierku bertanding di sini tanpa melakoni pertandin­gan resmi. Ini memang sebuah situasi baru buatku, tapi aku merasa baik," katanya kepada Marca.

"Aku merasa aku telah menjalani satu setengah pe­kan latihan yang bagus. Aku benar-benar berharap siap. Aku merasa permainanku kurang lebih bagus. Kalau Anda tidak 100 persen termotivasi untuk bermain di turnamen ini, maka Anda mungkin tidak mencintai olahraga ini," tambahnya.

Nadal enggan memikirkan statusnya sebagai petenis nomor satu. Di musim baru, Nadal cuma ingin bisa terus bersaing dan tetap bugar.

"Semua orang memulai dari nol. Aku memulai dari nol juga. Ini adalah awal musim baru, musim yang menarik. Kuharap aku terus sehat dan kompetitif,"  imbuh Nadal. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya