Sukses menjuarai Sydney International memberi modal positif Angelique Kerber. Eks petenis nomor satu dunia itu memberi ancaman bagi peserta tunggal putri Australia Terbuka 2018.
Kerber mengalahkan Ashleigh Barty 6-4, 6-4 dalam final, Sabtu (13/1). Itu adalah gelar pertama Kerber sejak menjuarai AS Terbuka 2016.
Petenis kidal Jerman itu di luar dugaan tampil jeblok di sepanjang musim lalu setelah menjalani 2016 yang luar biasa. Ketika itu, dia menyabet dua gelar Grand Slam dengan salah satunya di Australia.
Kerber seolah-olah terbebani dengan suksesnya plus peringkat nomor satu dunia yang baru saja dia dapatkan. Alhasil, petenis kidal Jerman itu bahkan tak meraih satu gelar pun sehingga terjun bebas ke ranking 19 dunia.
Pada Australia Terbuka yang digelar mulai hari ini, Kerber ditempatkan sebagai unggulan 21 dan akan membuka kiprah dengan berhadapan dengan komÂpatriotnya Anna-Lena Friedsam. Kerber mengaku mulai menÂemukan bentuk terbaiknya.
"Aku memainkan tenis yang menakjubkan lagi dan perasÂaannya hebat. Rasanya sangat baik untuk memenangi gelar pertamaku di turnamen pertama tahun ini," ucap Kerber di situs WTA.
"Aku sudah menjalani sebuah pekan yang hebat dan finalÂnya tidak gampang melawan Ash, tapi aku mampu untuk memainkan permainanku sendiri di momen-momen penting. Aku merasa aku semakin dekat dengan levelku di 2016," tambahnya.
Australia Terbuka 2018 sedikit berbeda untuk Rafael Nadal. Petenis nomor satu dunia itu akan tampil tanpa mengikuti turnamen pemanasan lebih dahulu.
Nadal mengalami cedera luÂtut yang memaksanya mundur dari ATP Finals di akhir musim lalu. Setelahnya, petenis kidal Spanyol tersebut memutuskan menarik diri dari turnamen ekseÂbisi di Dubai dan turnamen komÂpetitif Brisbane Internasional.
Persiapan Nadal untuk tampil di Australia Terbuka hanyalah bermain di dua laga eksebisi: Kooyong Classic dan Tie Break Tens, di mana keseluruhannya berakhir dengan kekalahan. Namun demikian, Nadal yaÂkin dirinya akan kompetitif di Melbourne Park.
"Ini adalah pertama kalinya di dalam karierku bertanding di sini tanpa melakoni pertandinÂgan resmi. Ini memang sebuah situasi baru buatku, tapi aku merasa baik," katanya kepada Marca.
"Aku merasa aku telah menjalani satu setengah peÂkan latihan yang bagus. Aku benar-benar berharap siap. Aku merasa permainanku kurang lebih bagus. Kalau Anda tidak 100 persen termotivasi untuk bermain di turnamen ini, maka Anda mungkin tidak mencintai olahraga ini," tambahnya.
Nadal enggan memikirkan statusnya sebagai petenis nomor satu. Di musim baru, Nadal cuma ingin bisa terus bersaing dan tetap bugar.
"Semua orang memulai dari nol. Aku memulai dari nol juga. Ini adalah awal musim baru, musim yang menarik. Kuharap aku terus sehat dan kompetitif," imbuh Nadal. ***