Berita

Jaya Suprana dan Sandiaga Uno/Net

Jaya Suprana

Bersatu Padu Ketimbang Saling Menyalahkan

MINGGU, 14 JANUARI 2018 | 09:25 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TAHUN 2017 merupakan tahun merugi bagi perusahaan asuransi terutama akibat amukan trio badai Harvey, Irma dan Maria plus beberapa gempa bumi skala berat di Meksiko serta banjir bandangakibat musim hujan deras di Asia Selatan.

Kerugian diduga mencapai US$ 330.000.000.000. dengan sepuluh nol. Beberapa wilayah Nusantara juga menderita bencana tanah longsor dan banjir.

2018



Belum diketahui apa yang akan terjadi di Jakarta pada awal tahun 2018. Menyaksikan fakta bencana alam di Amerika Serikat, Asia Selatan, Meksiko maka meski tentu saja sama sekali tidak diharapkan namun kemungkinan tidak tertutup bahwa Jakarta akan dilanda banjir skala lebih besar ketimbang 2017.

Banjir di Jakarta pada ujung akhir tahun 2017 menenggelamkan beberapa jalan protokol. Kebetulan Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta yang baru , telah dilantik pada tanggal 16 Oktober 2017.

Mereka yang bukan pendukung gubernur yang baru tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengungkit pembandingan bahwa banjir di masa gubernur yang lama tidak separah di masa gubernur yang baru. Seolah dalam waktu dua bulan gubernur Jakarta yang baru sudah berhasil berprestasi menghadirkan banjir lebih besar ketimbang pendahulunya.

Bahkan warga Bukit Duri dan Pasar Ikan yang sudah digusur dengan dalih menanggulangi banjir juga tetapdisalahkan sebab mereka sempat menggugat (dan menang) penggusur ke pengadilan.

Tampaknya para pendukung kebijakan menggusur rakyat tetap bertahan pada keyakinanbahwa rakyat miskin seperti para warga Bukit Duri dan Pasar Ikan adalah para penyebab banjir.

Gotong Royong


Berdasar gejala bencana alam di berbagai penjuru dunia masa kini, layak dikuatirkan bahwa  (semoga tidak terjadi !) banjir skala besarakan melanda kota Jakarta pada awal tahun 2018. Maka gubernur Jakarta dan para warga yang telah tergusur apalagi yang belum tergusur harus bersiap-siap untukmenjadi bulan-bulanansasaran dihujat sebagai biang keladi banjir.

Tidak ada salahnya kita menyimak apa yang dilakukan teman-teman kita di Amerika Serikat, Asia Selatan dan Meksiko ketika menghadapi bencana alam termasuk banjirmelanda wilayah pemukiman mereka masing-masing. Ternyata ketika menghadapi bencana alam mereka tidak saling menyalahkan atau mencari siapa yang bersalah sebagai biang keladi sampai bencana alam

Tampaknya mereka semua itu sudah sadar bahwa ketimbang saling menyalahkan lebih baik bersatupadu demi bergotong-royong menolong para korban serta membangun kembali kawasan yang telah dihancur-leburkan oleh bencana alam.[***]


Penulis adalah Pembelajar Gejala Perubahan Iklim Di Dunia Masa Kini



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya