Berita

Foto/Net

Bisnis

PetroChina Jor-joran

Naikkan Belanja Modal
KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 10:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PetroChina International Companies menyiapkan be­lanja modal alias capital ex­penditure (capex) 56,9 juta dolar AS atau Rp 764 miliar dan operating expenditure (opex) 286,3 juta dolar AS atau Rp 3,8 triliun. Kedua dana tersebut lebih besar dibanding­kan aggaran perusahaan tahun lalu. Dana tersebut digunakan untuk mengepakkan sayap bisnisnya di Indonesia.

"Kita harapkan hasil ter­baik di 2018 dan kita ekspansi bisnis beberapa blok. Ta­hun 2017 capex PetroChina sebesar 43,9 juta dolar AS, sedangkan opex 201,9 juta dolar AS," ujar Presiden PetroChina Gong Bencai, di Jakarta, kemarin.

Gong menjelaskan, sederet rencana perusahaan sudah di­siapkan tahun ini. Di antaran­ya melakukan kegiatan penge­boran dan komplesi 16 sumur baru, 17 kegiatan kerja ulang (workover) dan 123 kegiatan perawatan sumur.


Menurut dia, jika diberi kesempatan berbisnis lain, PetroChina tidak akan meny­ia-nyiakannya. Bahkan perse­roan berencana mengaktifkan kembali Blok Bangko di Jambi yang sudah lama tertunda dari pembangunan.

Anak usaha China Nation­al Petroleum Corporation (CNPC) ini berharap lapangan baru Sabar dan Panen dapat mulai berproduksi pada tahun ini. Dia juga menyambut baik pengumuman pemerintah dan siap mengikuti mekanisme gross split untuk blok baru.

"Kami percaya bahwa se­mua keputusan dibuat untuk keuntungan masyarakat, kare­na itu kami mendukung kepu­tusan pemerintah," ujarnya.

VP SCM & Operations Supports PetroChina Gusmi­nar mengatakan, perseroan tertarik mengikuti lelang Blok East Kalimantan dan Attaka. Kedua blok ini merupakan 2 blok terminasi yang diserah­kan kembali Pertamina kepada pemerintah.

Gusminar mengatakan, sebenarnya hal ini sulit untuk dijawab. Yang jelas, Petro­China tengah menyiapkan data teknikal dari Blok East Kali­mantan dan Attaka. "Jadi dari PertroChina confirm ikut bid di 2018. Attaka dan East Kali­mantan," cetusnya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya