Berita

Juergen Klinsmann/Net

Olahraga

Azzurri Diminta Move On

Gagal Lolos Ke Rusia
KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Juergen Klinsmann punya ikatan tersendiri dengan Italia. Bersimpati dengan gagalnya Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018, ia pun menyebut­nya sebagai alarm kencang.

Klinsmann adalah orang Jerman. Ia pun sudah pernah melatih timnas Jerman. Tapi Italia tetap memiliki sesuatu yang khusus buat pria 53 tahun itu.

Ketika Seri A sedang jaya-jayanya, Klinsmann merumput di Italia bersama Inter Milan. Selama periode 1989–1992, ia di antaranya membantu Nerazzurri menjuarai Piala UEFA 1991.


Hal itu membuat Klinsmann pun turut dimintai komentar mengenai kegagalan Italia me­langkah ke Rusia musim panas depan. Padahal Italia adalah negara peraih trofi Piala Dunia terbanyak kedua (setara Jerman, di bawah Brazil).

"Tidak lolosnya Italia sangat­lah memilukan, tapi itu meru­pakan bukti bahwa Anda tak pernah bisa bersantai dalam sepakbola," kata Klinsmann kepada Corriere della Sera yang dikutip Football Italia.

"Terlebih lagi hal itu mem­perlihatkan bahwa mereka semua, pelatih, pemain, direk­tur, dan federasi, kesemuanya harus bersatu-padu agar bisa sukses. Melihatnya dari luar, kelihatan kalau itu tidak terjadi di Italia dan ini disayangkan sekali. Sebuah laga tidak bisa membuat segalanya tiba-tiba jadi keliru, walaupun tidak lolosnya Italia ke Piala Dunia merupakan bencana," tambah Klinsi.

Dia juga menyebutkan, se­luruh insan sepakbola Italia memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan evaluasi dan membangun ulang segala se­suatu yang sebelumnya tidak berjalan dengan baik.

"Absen dari putaran final Piala Dunia adalah sebuah alarm kencang untuk membangunkan seluruh Italia," tuturnya.

Carlos Tevez resmi kembali ke Boca Juniors. Setelah kembali ke Boca, Tevez mengungkap­kan keinginannya untuk masuk skuad Argentina di Piala Dunia 2018.

Tevez berkostum Boca lagi setelah setahun memperkuat klub China, Shanghai Shenhua. Kontrak striker berusia 33 tahun itu dengan Shenhua telah diputus pada pekan lalu.

Dengan usianya yang tak muda lagi, Tevez masih be­rambisi membela Argentina di Piala Dunia. Dia sampai saat ini mengoleksi 76 caps dan mencetak 13 gol bersama timnas Argentina. Tapi, Tevez tak pernah main untuk timnas sejak 2015.

"Saya tak punya banyak wak­tu tersisa dalam sepakbola dan mendapatkan tempat di Piala Dunia, untuk pemain seusia saya itu akan jadi sesuatu yang indah dan juga akan jadi tanda pengakuan," ujar Tevez seperti dikutip Soccerway. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya