Berita

Foto/Net

Bisnis

INKA Garap Rangkaian Kereta LRT Jabodebek

Benamkan Investasi Rp 4,1 Triliun
KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 08:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Industri Kereta Api/INKA (Persero) mengklaim besaran anggaran pengadaan rangkaian kereta (rollingstock) sebesar Rp 4,1 triliun untuk sarana kereta api ringan (LRT/light rail transit) Jakarta, Bogor, De­pok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodebek) sudah efisien.

Pelaksana Tugas (Plt) Direk­tur Utama INKA, Moham­mad Nur Sodiq mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman meminta pihaknya untuk mengefisiensi­kan kebutuhan anggaran roll­ingstock LRT Jabodebek yang akan digarap INKA sebanyak 36 rangkaian kereta.

"Anggaran untuk rolling­stock tadi disampaikan di rapat sekitar Rp 4,1 triliun. Karena itu kan yang paling efisien, diminta Pak Menko (Menteri Koordinator) lebih efisien lagi," tutur Mohammad Nur Sodiq, di Jakarta.


Meski demikian, ia memasti­kan pengadaan rangkaian kere­ta LRT tersebut sudah masuk dalam jadwal perseroan dan tidak akan mengganggu jadwal produksi kereta lainnya.

"Jadi LRT Jabodebek sudah masuk dalam jadwal kami. Jadi nggak ada yang kami ting­gal tidak ada kami korbankan nggak semua kami jalankan, karena memang sudah set up ini semua," katanya.

Menurutnya, untuk menye­lesaikan produksi rollingstock tersebut pihaknya dapat me­nyerap banyak tenaga kerja, setidaknya membutuhkan tambahan hingga 1.000 ten­aga kerja. Saat ini, perseroan memiliki sekitar 5.000 SDM (sumber daya manusia).

"SDM untuk pekerja ten­tunya ada pasti ya, karena kerjaan di kereta itu kan masih banyak memerlukan tenaga-tenaga skill tenaga mesin. Bisa tiga shift, katakanlah sekarang pegawai kami 5.000 nambah sekitar 500 sampai 1.000 orang pasti terserap untuk pekerjaan ini," tuturnya.

Diakui Deputi Bidang Usa­ha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kemen­terian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Fajar Harry Sampurno, bahwa INKA harus bisa menyelesaikan 36 rang­kaian kereta (train set) dalam 15 bulan.

"Train set-nya 31 plus 5 jadi total 36 trainset. Selama 15 bulan selesai, kick off-nya kan 15 Januari," tutupnya.  ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya