Berita

Foto/Net

Bisnis

Pertamina Siap Sanksi Pelaku Pencurian BBM

Bentuk Tim Investigasi
KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 08:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pertamina (Persero) Mar­keting Operation Region (MOR) Ibakal memberikan sanksi berat dan tidak mentol­eransi perilaku oknum nakal dalam mendistribusikan BBM (bahan bakar minyak) kepada masyarakat.

General Manager MORI Pertamina, Erry Widiastono mengingatkan, pihaknya memberikan perhatian tinggi kepada upaya positif untuk terus meningkatkan pelayan­an kepada masyarakat.

Salah satu komitmen terse­but, termasuk di dalamnya upaya untuk mencegah ter­jadinya kehilangan selama proses pengantaran BBM kepada masyarakat.


"Untuk itu, kami terus berupaya melakukan perbai­kan sistem secara berkelan­jutan agar celah-celah untuk terjadinya penyelewengan oleh oknum-oknum awak mobil tangki BBM selama proses pengantaran dapat diminimalkan. Kami juga me­nyiapkan sanksi paling berat dan tidak akan mentoleransi oknum-oknum tersebut apa­bila terbukti masih melaku­kan pelanggaran," tegasnya melalui siaran pers.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi laporan masyarakat yang masuk kepada Pertamina terkait hal terse­but dan memastikan bahwa laporan itu ditindaklanjuti sesegera mungkin.

"Pertamina sangat ber­terima kasih atas perhatian dari masyarakat yang telah membantu kami melakukan pengawalan pendistribusian BBM, sehingga kami dapat melakukan tindakan tegas terhadap upaya kecurangan yang terjadi," katanya.

Saat ini, Pertamina MORI telah membentuk tim di lapangan guna melakukan investigasi terkait dugaan penyelewengan BBM yang diindikasi dilakukan oleh awak mobil tangki di Tapan­uli Tengah.

Menurutnya, apabila ter­bukti melakukan pencurian BBM, sopir mobil tangki yang bersangkutan akan lang­sung diberikan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja dan pelaporan ke in­stansi yang berwenang.

Pihaknya pun mengim­bau masyarakat umum yang mengetahui adanya indikasi tindak kecurangan terkait dengan kegiatan distribusi BBM supaya dapat segera melaporkan kejadian tersebut disertai dengan bukti ke kon­tak Pertamina di 1-500-000.

"Komitmen kami, setiap lap­oran akan tindaklanjuti hingga tuntas," tandasnya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya