Berita

Foto/Net

Pertahanan

Panglima TNI: KRI I Gusti Ngurah Rai Warna Baru Pengembangan Taktik TNI AL

KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 04:33 WIB | LAPORAN:

Peresmian KRI I Gusti Ngurah Rai 332 melengkapi kekuatan KRI yang telah ada sebelumnya, hal ini merupakan bagian integral dari pembangunan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menuju kekuatan pokok minimum sekaligus menandai proses kebangkitan kembali kekuatan dan kejayaan TNI Angkatan Laut.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat upacara Pengukuhan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai 332, di Dermaga Timur Benoa, Denpasar, Bali, Rabu (10/1).
 
Hadi menyampaikan bahwa KRI I Gusti Ngurah Rai 332 merupakan kapal kedua proyek Kapal Ship Integrated Geometrical Modularity Approach (SIGMA) atau jenis Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR).


"KRI ini merupakan produk kedua dari rencana empat buah kapal hasil kerja sama alih teknologi antara PT. PAL Indonesia dengan Perusahaan Kapal Belanda, Damen Schelde Naval Ship Building (DSNS)," ujarnya.

Lebih lanjut, Hadi mengatakan kehadiran KRI I Gusti Ngurah Rai 332, menambah dan memperkuat kesiapsiagaan komponen pertahanan negara khususnya TNI AL untuk memastikan tetap tegaknya kedaulatan NKRI termasuk kedaulatan di perairan Indonesia.

Kehadiran KRI I Gusti Ngurah Rai 332 di jajaran TNI AL akan memberikan warna baru dalam pengembangan taktik serta pembangunan kekuatan bagi TNI, khususnya bagi TNI AL.
 
"Tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan terlebih lagi bila dihubungkan dengan geo-strategi dan geo-ekonomi kawasan Pasifik yang semakin dinamis. Dengan diresmikannya KRI I Gusti Ngurah Rai harus menjadi momentum yang sangat strategis sehingga layak dibanggakan dan disyukuri," ujar Hadi. [nes]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya