Berita

Anton Tabah/net

Nusantara

MUI: Waspada, Kuliner Binatang Haram Makin Marak

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 20:12 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anton Tabah Digdoyo mendesak kepolisian untuk bergerak cepat membasmi kuliner binatang seperti babi, anjing, tikus, ular dan burung gagak yang kini marak dijajakan.

"Kuliner makanan haram makin marak, terutama di Yogyakarta, Sragen, Solo, Klaten dan wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Polisi wajib proaktif membasmi kuliner binatang itu karena hal ini bukan delik aduan," kata Anton kepada wartawan, Senin (8/1).

MUI, kata Anton juga terus meminta agar masyarakat harus ekstra waspada dan hati-hati dengan maraknya warung jual kuliner tidak halal di daerah-daerah tersebut.


"Makanan haram yang dikonsumsi tubuh akan membuat celaka bagi yang makan, baik di dunia maupun di akhirat," kata Anton.

Dari hasil riset yang diterima pihaknya, untuk wilayah Yogyakarta sudah ada 15 titik lokasi yang menjual makanan haram itu. Diantaranya, Jlagran, Lempuyangan, Pasar Terban, dekat Panti Rapih, Terminal Condong Catur, Timur Purosani, dekat SMAN Depok, Janti, Imogiri Timur dan Mejing. Adapun pusat penyembelihannya ada di Bambanglipuro Bantul, dekat Gereja Ganjuran.

Anton membeberkan yang menjadi masalah, selain memang proses penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam, juga ada beberapa proses yang melanggar UU ternak.

"Jadi MUI mengimbau agar masyarakat harus proaktif melaporkan ke aparat," demikian Anton. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya