Berita

Kemnaker/Dok

Peningkatan SDM Dan Kualitas Pekerja Menjadi Fokus Kemnaker Di Tahun 2018

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 21:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Di tahun 2018 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan terus memberikan perhatian penuh pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perbaikan kualifikasi tenaga kerja Indonesia agar menjadi tenaga yang terlatih dan terampil sehingga mampu terserap semuanya oleh industri.

Hal itu disampaikan Menaker Hanif Dhakiri saat memimpin rapim di lingkungan Kemnaker di ruang Tridharma Kemnaker Jakarta, Senin (8/1).

"Calon tenaga kerja yang saat ini masih berpendidikan SD dan SMP  ditingkatkan kompetensinya melalui pelatihan pemagangan, dan sertifikasi yang sesuai kebutuhan industri, " katanya.


Menaker Hanif mengakui, seperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2018, pihaknya masih menghadapi tantangan yang sama. Terutama menghadapi tantangan kemiskinan, kesenjangan sosial dan  tantangan pengangguran. Tantangan lain di 2018 adalah menghadapi tantangan hubungan industrial  mengenai digitalisasi yang berpengaruh pada sejumlah sektor dan sejumlah profesi.

“Kita harus antisipasi secara baik, dengan upaya meningkatkan kompetensi dan sertifikasi profesi serta  mengoptimalkan informasi pasar kerja kita baik yang ada di dalam maupun di luar negeri," kata Menteri Hanif.

Tiga isu utama kata Menaker yakni pekerja Indonesia  pekerja migran dan pekerja asing. Harus menjadi perhatian agar tata kelola migrasi benar-benar menjadi lebih baik.

“Kita perbaiki terus tata kelola agar tercipta migrasi yang cepat, aman, murah. Kita pun ingin  terus wujudkan pola hubungan industrial yang kondusif. Tentu ini harus dievaluasia terus menerus," ujar Menteri Hanif.

Terkait masalah hubungan industrial, Menteri Hanif mengarahkan agar dilakukan percepatan baik pada pembuatan peraturan perusahaan PP maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang saling menguntungkan pekerja dan pengusaha dan menjaga iklim investasi yang sehat.

Dalam arahannya, Menteri Hanif juga meminta seluruh jajaran di lingkungan Kemnaker untuk terus memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan  nasional. Untuk mencapai sasaran tersebut, seluruh jajaran eselon I dan II di lingkungan Kemenaker harus mengawal, mengontrol, memeriksa perencanaan-perencanaan anggaran agar seluruh kegiatan Kemnaker bisa dilaksanakan secara berkualitas.

"Dalam rangka mencukupi anggaran itu benar-benar bisa cepat,  efektif dan tepat sasaran. Kalian harus memeriksa perencanaan-perencanaan secara detil sehingga apa yang kita laksanakan bisa  berkualitas," ujar Menteri Hanif.

Menteri Hanif juga  menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan perencanaan secara detil dari eselon I dan II agar seluruh program di unit-unit Kemnaker bisa digelar dengan berkualitas dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

"Misalnya  (Binapenta) ada program padat karya, tenaga kerja sukarela (TKS) dan lainnya. Itu kan pengaruhnya besar terhadap masyarakat. Sekarang pemerintah mendorong dilaksanakannya program-program lain  yang akan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari melalui pemanfaatan dana desa dan sinergi dengan sejumlah program dan kegiatan di Kementerian lainnya," ujarnya.

Ditambahkan Menteri Hanif, dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan realisasi anggaran di Kemnaker, jajaran diarahkan eselon I dan II, tidak hanya bisnis as usual, melainkan harus bekerja dengan terobosan dan inovasi.

"Saya berharap eselon I dan II mendorong anak buahnya untuk mulai bekerja dengan terobosan dan inovasi. Bekerja yang berbeda,  tidak bisnis as usual, " kata Menteri Hanif. [dzk]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya