Berita

Foto/Net

Bisnis

Penumpang Pesawat Di Soetta Naik 8 Persen Dibanding Tahun Lalu

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 00:34 WIB | LAPORAN:

PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mencatat jumlah penumpang sepanjang 2017 mencapai 63.015.620 jiwa yang tiba dan berangkat di bandara tersebut.

Executive General Manager Kantor Utama Bandara Internasional Soetta, M. Suriawan Wakan memaparkan, angka tersebut meningkat delapan persen jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya mencapai 58.195.484 penumpang.

"Lonjakan paling tajam terjadi pada penumpang rute internasional yang mencapai 12 persen jika dibandingkan tahun 2016," kata Wakan kepada wartawan, di Jakarta, Minggu (7/1).


Adapun penumpang internasional pada 2016 tercatat sebanyak 13.131.035 penumpang, sedangkan pada 2017 mencapai 14.718.973 penumpang. Sementara itu, penumpang domestik mengalami kenaikan sebesar tujuh persen. Pada tahun 2016, jumlah penumpang sebanyak 45.064.449 penumpang, sedangkan pada 2017 menembus 48.295.647 penumpang.

Senada dengan jumlah penumpang, total pergerakan pesawat mengalami kenaikan drastis mencapai delapan persen dari 413.781 pergerakan pada 2016 menjadi 447.390 pergerakan pada 2017.

Menurut Wakan, lonjakan penumpang terjadi karena PT Angkasa Pura terus menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan dan Kementerian Pariwisata. Selain itu, Angkasa Pura II meningkatkan operasional dan pelayanan di bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia itu.

Bandara Internasional Soetta telah mempersiapkan operasional infrastruktur dengan tersistem, baik dari sisi udara, maupun dari sisi darat, serta terminal yang tentunya didukung dengan SDM yang kompeten.

"Ini karena seiring dengan implementasi program smart airport yang terus berkelanjutan, sehingga membuat efisiensi dan efektifitas operasional yang semakin meningkat," jelas Wakan.

Wakan menambahkan pengembangan Bandara Internasional Soetta juga dilakukan secara masif, seperti revitalisasi Terminal satu, dua dan pembangunan Terminal tiga.

Dengan beroperasinya layanan transportasi kereta layang (skytrain) dan kereta bandara dapat mentransformasi interaksi penumpang di Bandara Soetta. [nes]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya