Berita

Eddy Ganefo/Net

Bisnis

Ketum Kadin: Kegaduhan Politik Sangat Berdampak Ke Dunia Usaha

MINGGU, 07 JANUARI 2018 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Memasuki tahun politik dunia usaha butuh suasana damai yang mendukung keberlangsungan usahanya. Maka, semua pihak hendaknya menghindari terciptanya “kegaduhan” pada tahun politik ini.

Demikian disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) Eddy Ganefo di Jakarta.

Menurut Eddy, kegaduhan politik sangat berdampak pada keberlangsungan dunia usaha. Banyak investor yang akan menunda investasinya sampai kegaduhan ini berlalu. Masyarakat juga akan menunda dan menahan diri untuk melakukan aktivitas ekonominya.


Maka, Eddy menyarankan agar pemerintah dan aparat keamanan menjamin rasa aman dalam memasuki tahun politik yaitu dimulai 2018 hingga 2019. Umumnya kata dia, pelaku usaha selalu cenderung menahan ekspansi di tahun-tahun politik jika situasi tidak kondusif atau terjadi kegaduhan dan menunggu saat yang kondusif lagi untuk berusaha (wait and see).

Karena itu, menurut Eddy, dinamika politik yang muncul pada tahun politik ini harus dikelola dengan baik sehingga pencapaian ekonomi di tahun 2017 akan naik signifikan di tahun ini dan 2019.

Namun, dia yakin, pengaruh dinamika politik di tahun pelaksanaan Pilkada, Pemilu dan Pilpres ini tidak signifikan terhadap dunia usaha. Beberapa kebijakan pemerintah telah menjaga agar ekonomi ini tetap berjalan dengan baik. Misalnya, tahun 2018 ini, Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan akan memanfaatkan dana desa untuk kegiatan padat karya (cash for work). Itu artinya akan ada penguatan daya beli masyarakat.

Di samping itu beberapa usaha justru berkembang memasuki tahun politik. Misalnya industri makanan dan minuman, baju kaos dan indutri cetakan.

"Biasanya dalam Pilkada, Pemilu, dan Pilpres akan ada banyak kegiatan. Ini akan meningkatkan indutri tertentu misalnya makanan dan minuman, hunian hotel, dan transportasi," bebernya.

Dia pun mengimbau pelaku usaha tetap optimis dalam menjalankan usahanya saat memasuki tahun politik.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya