Berita

Ilustrasi/Net

Global

Sepasang Kekasih Siksa Wanita Hingga Tewas Dalam Permainan Seks Menyimpang

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 13:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembunuhan brutal yang terjadi di Berlin menjelang Natal kemarin kemungkinan dilakukan dalam "permainan seks" tak biasa yang dilakukan oleh sepasang kekasih.

Dalam kasus tersebut, seorang wanita Jerman berusia 55 tahun, yang diidentifikasi sebagai Marianne M, kemungkinan disiksa dan dibunuh dalam sebuah "permainan seks" mengerikan dengan dua tersangka.

Dilaporkan media Jerman dengan mengutip sumber-sumber penyelidikan, seperti dimuat ulang Russia Today, pasangan yang tega menyiksanya diidentifikasi sebagai Taifun S. berusia 36 tahun dan temannya berusia 27 tahun bernama Jasmin P. Mereka dilaporkan menemui korban secara online di sebuah forum untuk orang-orang dengan preferensi seks yang menyimpang.


Keduanya menyewa apartemen khusus untuk perjumpaan seksual dengan Marianne. Di Apartemen tersebut, mereka menyiksa korban berjam-jam sebelum akhirnya membunuhnya dan membuang jenazahnya.

Jasadnya ditemukan terbungkus selimut pada 23 Desember oleh seorang pejalan kaki di dekat tempat sampah. Temuan polisi awal menunjukkan bahwa wanita tersebut meninggal setelah mengalami kekerasan besar-besaran.

Setelah penemuan tersebut, penyelidikan mendalam dilakukan dan kedua tersangka berhasil ditahan di bandara Berlin-Schoenefeld pada 29 Desember sebelum melarikan diri ke Turki. Keduanya diketahui memiliki catatan kriminal di kepolisian Jerman.

Keduanya diketahui pernah terlibat dalam perdagangan narkoba, bahaya fisik yang berbahaya, pelanggaran hukum dan pencurian senjata. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya