Berita

Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: AS Dan Israel Targetkan Negara Muslim Untuk Jadi Sumber Daya

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 12:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Turki menuduh Amerika Serikat dan Israel telah mencampuri urusan Iran dan Pakistan serta negara Muslim lainnya.

"Kami tidak dapat menerima bahwa beberapa negara, terutama Amerika Serikat dan Israel untuk campur tangan dalam urusan internal Iran dan Pakistan," kata Erdogan (Jumat, 5/1).

Erdogan menambahkan bahwa intervensi yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terutama didorong oleh keinginan untuk membuat "kekayaan" negara-negara Muslim tersebut agar 0menjadi sumber daya mereka sendiri.


Erdogan menjelaskan bahwa kedua negara tersebut mengubah penduduk Muslim untuk melawan satu sama lain. Hal tersebut bisa dilihat dari campur tangan mereka di Suriah, Irak, Palestina dan Mesir.

"Hal yang sama di Libya, Tunisia, Sudan dan Chad. Negara-negara dimana kerusuhan ditaburkan adalah negara-negara Muslim. Negara-negara ini memiliki kekayaan milik mereka," kata Erdogan.

"Seluruh umat manusia harus tahu ini dan mengubah sikapnya," sambungnya seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya