Berita

Foto/Net

Bisnis

Konsultannya Terancam Dicoret Dari Daftar Proyek Jalan Tol

Pemerintah Selidiki Ambruknya Girder Tol Desari
JUMAT, 05 JANUARI 2018 | 08:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kecelakaan konstruksi di proyek Tol kembali terjadi. Kali ini, bantalan (girder) tol proyek Depok-Antasari (Desari) di kawasan Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, roboh pada Selasa (2/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Pemerintahpun serius menyikapi insiden tersebut dengan melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi.

Tol proyek Depok-Antasari (Desari) di kawasan Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan digarap oleh PT Girder Indonesia selaku kontraktor. Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk (WSKT) M. Choliq menjelaskan, dalam proyek tol Desari, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) sebagai investor minoritas dengan kepemili­kan saham 25 persen, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) bertindak sebagai in­vestor mayoritas.

"Kontraktornya bukan Waski­ta, tapi PT Grider Indonesia," kata Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq, (2/1/2018). Pihaknya berjanji akan membahas insiden tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).


Public Relations CMNP, Samsunur tidak bisa menja­min kejadian robohnya girder pada proyek Desari tidak akan terulang lagi, namun pihaknya sudah melakukan penanganan serta pencegahan. "Nggak ada yang mau kecebur dua kali," tutur Samsunur kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Total kerugian dari robohnya girder masih dalam hitung-hitungan perusahaan. CMNP juga belum bisa menyebut angka lantaran penyelidikan di lapangan belum selesai sepenuhnya. "Untuk angka kerugian kita masih dalam tahap investigasi," kata dia.

Sempat beredar kabar proyek dihentikan sementara, tapi mulai kemarin proyek pengerjaan telah dipastikan sudah berjalan seperti biasa. Samsunur juga tak berani menjamin target dari proyek itu kelar pada bulan April. Tapi yang pasti, perusahaan sudah mulai melakukan pengerjaan agar bisa kelar sesuai rencana. "Doakan saja bisa selesai April," cetusnya.

Pimpinan Proyek Pembangunan Tol Desari, Dionisius Widijanto mengklaim telah bekerjasama dengan semua pihak terkait untuk mencegah munculnya efek lebih besar. "Penanganan di lapangan juga langsung dilakukan," katanya.

Pasca kejadian pihaknya melakukan pengamanan di sekitar wilayah kerja agar proses penye­lidikan bisa berjalan maksimal. "Mensterilkan lokasi kejadian dengan tambahan pemasangan pagar pengaman di sekeliling lokasi, dan menutup obyek," terang Dion.

Deputi Project Manager PT Citra Waspphutowa, Indra Purnadi menjamin proyek tol tak akan molor. "Pengaruh ke yang lain tidak ada karena ini hanya baloknya saja yang jatuh," kilah Indra.

Dia menyebut, target penye­lesaian tol direncanakan pada April tahun ini. "Kami harap ini tidak mengganggu schedule selanjutnya," katanya.

Perketat Pengawasan


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengung­kapkan masalah girder roboh di proyek tol Desari telah dibahas bersama dengan Bina Marga, komisi keamanan jembatan hingga sejumlah ahli.

"Girder yang diangkat itu bisa macam-macam, ada yang dikalungi, ada yang diangkat dari atas. Jadi saya kira sedikit masalah teknis. Sekarang diper­baiki SOP-nya, itu masalah teknis dan manajerial. Ada perbaikan sedikit, karena banyak sekali (girder) yang akan dipasang di Trans Jawa ini. Ada 120 girder yang akan dipasang," katanya.

Dijelaskan, SOP akan diper­baiki mulai dari pemasang teknis hingga masalah pengawasan kepada pihak pelaksana pembangunan jalan tol. Perbaikan SOP akan diberlakukan ke seluruh jalan tol, selain itu, pemerintah juga akan memberikan sanksi ke­pada konsultan yang lalai dalam mengawasi pengerjaan proyek.

"Manajerialnya juga, penga­wasannya. Jadi konsultannya juga kemarin diundang untuk diper­ketat pengawasannya. Kita kasih sanksi juga untuk pengawasan, konsultannya," kata Basuki.

Menurut Basuki, pihak Bina Marga masih membahas sanksi yang akan diberikan kepada kon­sultan yang lalai dalam melaku­kan pengawasan. Namun, kata dia, sanksi paling berat ialah men­coret nama konsultan dari daftar proyek jalan tol pemerintah.

Namun saat ini, pihaknya masih melakukan evaluasi da­lam sanksi yang akan diberi­kan tersebut. "Mungkin paling beratnya ya blacklist kan. Kan belum tentu, makanya Pak Dirjen (Bina Marga) sedang mendetailkan, saat-saat terjadi itu pengawasannya bagaimana, sedang terjadi. Apakah sesuai dengan SOP pengawasan atau enggak," kata Basuki.

Basuki menegaskan, robohnya enam buah girder di proyek tol Desari itu tak mempengaruhi target operasi proyek. "Itu masih tetap April atau Juni akan bisa (operasional). Jadi enggak mem­pengaruhi schedule," katanya.

Untuk diketahui, peristiwa run­tuhnya enam keping fondasi jalan pada proyek pembangunan Tol Depok -Antasari (Desari), terjadi pada Selasa (2/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Lantaran ada aktivitas eskavator yang melakukan manu­ver dan menyenggol satu blok girder hingga terjadi robohnya enam box girder.  ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya