Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Hoax Positif Dan Konstruktif

JUMAT, 05 JANUARI 2018 | 07:35 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

USAI dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara Rabu 3 Januari 2018 Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi langsung menegaskan bahwa lembaganya akan turut berperan untuk membasmi hoax yang banyak bertebaran di media sosial.   

"Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa Indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun ya silakan saja," kata Djoko. "Tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekkan lah, ujaran-ujaran yang tidak pantas disampaikan, saya rasa pelan-pelan harus dikurangi," lanjut dia.

Area Siber Apalagi di tahun politik 2018 dan 2019, Djoko memastikan BSSN akan melakukan berbagai upaya untuk mengondisikan suasana di area siber betul-betul tenang dan aman. Dengan begitu, pesta demokrasi bisa betul-betul berjalan dengan sehat, baik, dan menghasilkan pemimpin terbaik.  


Djoko memastikan akan ada tindakan kepada orang-orang yang terus menyebar hoax di dunia maya. BSSN akan bekerja sama dengan lembaga terkait mulai dari Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Polri. "Akan ada tindakan, jadi nanti kita ingatkan supaya berhenti, tidak dilanjutkan. Tapi kalau nanti dia semakin menjadi-jadi ya nanti ada aturannya," kata dia. Djoko meyakini, dengan diubahnya Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) menjadi BSSN, maka kinerja lembaga ini akan semakin baik.  

Positif Konstruktif

Terkesan bahwa Kepala BSSN bukan seorang pejabat tinggi yang otoriter sewenang-wenang. Kepala BSSN berhasrat mendidik media sosial untuk menjadi media yang dapat berperan positif dan konstruktif di era siber.

Sifat mendidik secara khusus tersirat di dalam gelora semangat Kepala BSSN untuk membasmi hoax yang berkeliaran di medsos yang secara khusus diiringi pernyataan "Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun ya silakan saja".

Pernyataan Kepala BSSN tersebut benar-benar sangat perlu untuk diperhatikan. Namun agar jangan sampai ada pihak yang sudah terbiasa dengan keyakinan bahwa hoax pasti negatif dan destruktif kemudian keliru langkah akibat keliru tafsir dan keliru paham, maka Kepala BSSN perlu lebih jelas memperjelas serta lebih detail memperinci hoax yang bagaimana yang bersifat positif bahkan membangun.

Kejelasan itu perlu demi mempersilakan hoax positif serta konstruktif membangun ikut hadir dalam gelora pembangunan bangsa, negara dan rakyat Indonesia.[***]


Penulis adalah anggota dewan penasehat Serikat Media Siber Indonesia


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya