Berita

Panen Tegal/Kementan

Panen Lagi, Tegal Surplus Beras

JUMAT, 05 JANUARI 2018 | 04:05 WIB | LAPORAN:

Memasuki Januari 2018  ini produksi padi di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah melimpah dan harga beras stabil.

Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Khofifah usai panen, Kamis (4/1).

“Surplus beras dipastikan mencapai 82.000 ton beras,” katanya.


Kata Khofifah petani di Tegal menanam padi pada Oktober 2017 lalu. Sehingga panen dapat dilakukan pada Januari 2018 diatas lahan seluas 1.600 hektar. Kemudian 6.880 hektar lahan akan lanjut dipanen di bulan Februari mendatang.

“Produktivitas di sini 6,76 ton per hektar.   Pada Januari ini produksi 10.896 ton gabah kering giling, setara 6.538 ton beras. Produksi padi Februari akan melimpah,” katanya.

Menurutnya, dengan jumlah penduduk di Tegal mencapai 1,4 juta jiwa dengan kemampuan produksi padi mencapai 398.000 ton di tahun 2017 lalu.

“Artinya bisa surplus seperti tahun lalu mencapai 82.000 ton beras,” jelasnya.

Khofifah menlanjutkan, terjaminnya produksi padi Kabupaten Tegal ini karena pemerintah daerah,  Kementerian Pertanian bersama TNI intensif terjun ke lapang bersama petani meningkatkan produksi padi.

Berbagai program telah dilaksanakan sejak 2015-2017 seperti perbaikan jaringan irigasi tersier 12.700 hektar, optimasi lahan 1.000 hektar, bantuan ke petani, seperti 238 unit pompa air, 340 unit traktor, 41 unit rice transplanter, 6 unit combine besar, 25 unit combine sedang, 24 unit combine kecil kemudian bantuan 4 unit vertical dryer untuk mengatasi saat musim penghujan dan benih berkualias serta subsidi pupuk.

“Kami berterima kasih dukungan Menteri Pertanian Pak Andi Amran Sulaiman yang telah berjuang memperhatikan petani Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Tegal selain dikenal dengan tanaman hias, sate batibul dan sate balibul, obyek wisata air panas guci dan salah satu lokasi taman teknologi pertanian terbaik yaitu Taman Teknologi Pertanian Duren Sawit Kesuben, juga merupakan salah satu sentra padi di Jawa Tengah.

“Kami selalu mendampingi petani di lapangan sehingga terbukti luas panen dan produksi padi selalu meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap Khofifah.

Pada kesempatan terpisah, Pengurus Kelompok tani Makmur Tani, Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Yahyanuri mengatakan musim ini para petani di daerahnya menanam padi varietas ciherang dengan hasil 7,8 ton per hektar.  

“Kami jual gabah di sawah Rp  5.300 perkg GKP dan gabah kering giling Rp 6.000 per kilogram. Alhamdulillah, ini berkah tahun baru 2018, produksi bagus dan hasilnya lumayan. Kami  mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah,” pungkas Yahyanuri. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya