Berita

Foto/Net

Bisnis

Jasa Marga Dirikan Perusahaan Patungan

Setor Modal Rp 32 Miliar
KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 11:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR) membentuk perusa­haan patungan dengan anak usaha PT Waskita Karya (Per­sero) Tbk, PT Waskita Toll Road (WTR) dan PT Brantas Abipraya (Persero) pada 29 Desember 2017.

Usaha patungan itu diberi nama PT Jasamarga Probo­linggo-Banyuwangi sesuai akta pendirian perusahaan Nomor 21 tanggal 29 Desem­ber 2017.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyampaikan, perusahaannya melakukan penyertaan saham sebesar Rp 32,45 miliar atau setara 55 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor dalam PT Jasamarga Probolinggo-Banyuwangi. Jumlah ini setara dengan 32.450 saham di anak usaha tersebut.


Tujuan pembentukan usaha patungan untuk melakukan pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi dan untuk melakukan usaha-usaha lainnya sesuai dengan keten­tuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Jasa Marga juga bersama PT Wira Nusantara Bumi melakukan penyertaan pada perusahaan patungan bernama PT Jasamarga Japek dengan nilai penyertaan Rp 32 miliar atau setara 80 persen saham guna mengelola tol Jakarta-Cikampek II.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan jalan tol Probo­linggo-Banyuwangi akan dimulai kontruksinya Tahun 2018 dan ditargetkan selesai dan beroperasi pada tahun 2019. Sedangkan pada tol Jakarta-Cikampek II sisi sela­tan ruas Jatiasih-Cipularang-Sadang pada 2020.

"Pada Tol Probolinggo-Banyuwangi ada tanah Per­hutani sekitar 73 km yang bisa dimanfaatkan untuk memulai pembangunan infrastruktur lebih awal. Jadi masih 100 km lagi yang belum dibebas­kan milik masyarakat," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Ia menuturkan, sebagai salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan dapat mendorong kelancaran arus barang dan manusia dari dan ke Banyu­wangi.

Saat ini, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyu­wangi ditempuh 4-5 jam la­manya melalui jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) dengan jarak tempuh seki­tar 200 km. "Dengan terbangunnya jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh hanya menjadi sekitar 2 jam," harapnya.

Untuk diketahui, nilai in­vestasi Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi sendiri sebesar Rp 23,39 triliun. Sementara untuk jalan tol Jakarta-Cikam­pek II yang terbentang sepan­jang 64 km di sisi Selatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang ada sekarang nilai investasi mencapai Rp 14,6 triliun.

Belanja Rp 70 Triliun


Desi juga memperkirakan kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) Tahun 2018 mencapai Rp 70 triliun. Angka tersebut terdiri dari capex non cash sebesar Rp 43 triliun dan cash sebesar Rp 27 triliun.

"Capex kita tahun ini, yang non cash itu Rp 43 triliun. Jadi yang non cash itu, tidak semua cash. Yang cashnya Rp 27 ka­lau tidak salah," tutur Desi.

Desi mengatakan, belanja modal tersebut akan digu­nakan untuk menyelesaikan sejumlah proyek hingga akhir tahun. Seperti diketahui, Jasa Marga masih akan menggarap pengerjaan tol Ngawi-Kerto­sono, Solo-Ngawi, Gempol-Pasuruan seksi 2, kemudian Pasuruan seksi tiga.

"(Penyelesaian konstruksi) banyak sekali kan ya kita ta­hun ini ada Ngawi-Kertosono, Solo-Ngawi, Gempol-Pasuru­an seksi 2, kemudian Pasuruan seksi tiga. Batang-Semarang, Salatiga-Kartasura itu semua harus dituntaskan tahun ini karena semua bagian dari trans Jawa," jelasnya.

Selain penyelesaian trans Jawa, Jasa Marga juga akan menyelesaikan pengerjaan jalan tol trans Sumatera. "Bagian dari Jasa Marga, ada Medan-Kualanamu-Tebing tinggi kan masih tersisa seksi 1 dan 7 itu insya Allah semester ini sudah selesai,"  tandas­nya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya