Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

PKS Nimbrung Golkar Dan PDIP Rombak Pimpinan DPR

Fahri Hamzah Sindir Sohibul Iman
KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 08:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PKS terus berusaha mendongkel Fahri Hamzah dari posisi wakil ketua DPR. Setelah berkali-kali gagal, kini PKS akan menggunakan harsat PDIP yang ingin segera mendapat kursi pimpinan DPR dan proses pergantian ketua DPR yang bakal dilakukan Golkar. Memanggapi hal ini, Fahri santai saja.

Wacana PDIP bakal mengisi kursi pimpinan DPR dan MPR kembali menguat. PDIP bah­kan melobi Golkar agar revisi UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang bakal menjadi payung hukum penambahan kursi pimpinan DPR segera disahkan. Di sisi lain, Golkar juga sedang menyiapkan kader untuk menduduki ketua DPR sepeninggal Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi e-KTP.

Melihat kondisi ini, PKS seakan-akan dapat kesempatan. PKS ingin, dalam proses itu, Fahri juga bisa dicopot dari posisi wakil ketua DPR, seba­gaimana keinginannya partai tersebut sejak satu setengah tahun lalu. Sebab, PKS sudah menyatakan Fahri dipecat dan sudah menyiapkan kader lain untuk duduk di kursi wakil ketua DPR.


"Kami ini sebagai fraksi menghormati hak fraksi lain. Ketua DPR itu hak fraksi Golkar. Makanya kami akan mendukung pergantian itu. Ya siapa pun yang dicalonkan. Tentu kami juga minta dong, semua menghormati hak fraksi PKS, bahwa wakil ketua DPR itu hak fraksi PKS," kata Presiden PKS Sohibul Iman, Selasa malam kemarin.

Mendengar kabar ini, Fahri tidak ambil pusing. Dia malah menanggapinya den­gan melontarkan sindirian bagi Sohibul Iman. "Ya namanya juga usaha. Jadi, (pencopotan itu) usaha yang mau ditem­puh," katanya di Gedung DPR, Senayan, kemarin.

Fahri juga mendengar kabar, PKS rela kehilangan kursi wakil ketua DPR asalkan dirinya bisa dilengserkan. Namun, dia tetap tidak mau ambil pusing. "Ya silakan saja. Yang punya par­tai, yang punya fraksi kan Pak Sohibul Iman. Dia mau apakan, silakan," sindirnya lagi.

Hanya saja, dia menegaskan akan tetap mengkritisi upaya PKS tersebut. "Cuma saya aliran kritis. Dalam politik itu tidak hanya sekadar kekuasaan, tapi lebih mulia yang lebih tinggi. Begitu, namanya juga usaha," cetusnya lagi.

Fahri kemudian malah ber­bicara proses pergantian ketua DPR. Meski Golkar belum mengajukan nama, dia menyebut, pelantikan ketua DPR pengganti Setya Novanto akan dilakukan pada 9 Januari alias Selasa pekan depan.

Dia memastikan, pimpinan DPR yang ada saat ini tidak akan melama-lamakan proses pergantian ketua DPR. Begitu Golkar mengajukan nama ketua DPR baru, pimpinan DPR bakal langsung memproses dan menyiapkan pelantikan.

"Kalau pimpinan DPR seder­hana, begitu surat masuk, tentu kami akan proses. Gitu aja, itu tanggal 9," tuturnya.

Jika surat Golkar mengenai pengajuan ketua DPR baru masuk sebelum 9 Januari, Fahri mengatakan, pelantikan bisa di­laksanakan di Sidang Paripurna pembukaan masa sidang.

"Begitu surat masuk, kita lantik dulu, ya. Bila perlu, ketua DPR (baru) berpidato dulu. Setelah itu, kalau mau inisiatif lain, ya silakan," ucapnya.

Fahri ingin posisi pimpinan DPR segera dilengkapi menjadi lima. Saat ini, pimpinan DPR hanya empat orang. Kursi ketua diduduki Fadli Zon yang saat ini menjabat sebagai Plt.

"Bayangan saya, lengkapi dulu. Sekarang ini masih Plt Ketua DPR. Kalau datang ketuanya dari Golkar, tentu akan dilantik tanggal 9," tan­dasnya. ***-

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya