Berita

Prabowo Subianto dan Yenny Wahid/Net

Politik

Prabowo Bertepuk Sebelah Tangan

Rayu Yenny Jadi Cagub
KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Peta politik Pilgub Jawa Timur 2018 untuk sementara masih belum berubah. Keinginan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengusung Yenny Wahid sebagai cagub di Pilgub Jawa Timur bertepuk sebelah tangan. Tadi malam, Putri kedua Gus Dur ini menegaskan tak akan maju di Pilgub dengan alasan keluarga tak mengizinkan.

Sepekan sebelum akhir tahun lalu, Prabowo mengundang Yenny Wahid ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta. Kata Yenny, dalam pertemuan itu Gerindra menawarinya maju sebagai cagub Jawa Timur. Yenny tak langsung menjawab tawaran tersebut. Pikir-pikir dulu, katanya.

Kabar ini pun mendapat respons luar biasa dari kalangan Nahdliyin. Sebagian besar berharap Yenny tidak menerima tawaran tersebut. Meski satu dua ada yang mendukung. Sepekan lebih berpikir, Yenny akhirnya mantap membuat keputusan.


Tadi malam, perempuan bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini kembali menemui Prabowo untuk menyampaikan keputusannya. Usai bertemu, Yenny muncul bersama Prabowo di depan pintu. Apa keputusannya? Intinya, Yenny menolak lamaran Gerindra. Alasan penolakannya dia sampaikan juga di akun Twitter miliknya @yennywahid. Pertama, dia mengucapkan apresiasi yang sangat dalam atas tawaran dari Prabowo dan keluarga besar Gerindra. "Namun dengan sangat terpaksa, saya harus menyampaikan: saya tidak menolak tawaran pak Prabowo namun saya tidak mendapatkan izin dari para sesepuh untuk maju," kata Yenny.

Yenny mengaku punya tugas kesejarahan yaitu meneruskan perjuangan Gus Dur untuk menjaga keutuhan umat, terutama umat Nahdlatul Ulama (NU). Karenanya, harus berdiri mengayomi semua kandidat, bukannya malah terjun ikut bertempur. "NU telah memberikan kader-kader terbaiknya dalam Pilgub Jatim, tugas kita adalah mendoakan pemimpin yang terpilih bisa membawa maslahat dan kebaikan bagi masyarakat Jatim, dan memastikan agar tidak ada perpecahan dikalangan umat," jelasnya.

Selain larangan dari sesepuh NU, Yenny menyebut penolakan itu juga atas hasil pertimbangannya sendiri dengan merujuk dalil aqli (akal) dan naqli (rujukan Al Quran dan hadits) sebagai pedoman dalam mengambil keputusan. "Tradisi NU itu ada dua dalil yang dipakai, aqli dan naqli. Jadi akal dipakai rasional dan spiritual. Selanjutnya kita memohon kepada Tuhan," ujarnya.

Bagaimana tanggapan Prabowo? Eks Danjen Kopassus itu sedih karena tawarannya tidak diterima. Selama ini, Prabowo menilai Yenny sebagai kader bangsa yang memiliki wawasan luas. Meski demikian, dia tetap menghargai sikap Yenny. "Beliau tidak diizinkan oleh keluarganya. Saya menilai beliau adalah kader bangsa yang terkemuka yang punya wawasan sangat luas. Saya selalu berharap memberi sumbangan kepada kita semua. Saya sedih dan menghormati, tapi bagaimana lagi," ujar Prabowo.

Penolakan ini membuat peta politik Pilgub Jawa Timur belum berubah. Untuk sementara masih ada dua cagub, Pertama pasangan Saifullah Yusuf-Azwar Anas yang didukung PDIP dan PKB. Kedua, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang diusung Demokrat, Golkar, Nasdem dan Hanura. Sementara, Gerindra, PKS dan PAN masih belum menemukan calon.

Usai Yenny pergi, para petinggi PAN dan PKS merapat ke kediaman Prabowo. Hadir Ketum PAN Zukifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman. Keduanya tiba sekitar pukul 8 malam. Ditanya mau membahas apa, Sohibul hanya melempar senyum. Sementara Zulkifli menyebut, kedatangannya untuk membahas Pilkada Jawa Timur. Kata dia, pertemuan ini adalah tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya di DPP PKS beberapa waktu lalu. "Waktu itu kan kita jumpa di tempat PKS, sekarang di rumah Pak Prabowo. Tentunya finalisasi Pilkada," ujar Zulkifli. Dia menyebut, Pilkada yang akan difinalisasi yakni Pilkada Jabar, Jateng, Kaltim, Sumatera Utara dan Maluku Utara.

Selain finalisasi lima Pilkada itu, Zulkifli berharap, pertemuan kali ini juga dapat mengambil kesimpulan untuk Pilkada Jawa Timur. Dia berharap, kader PAN, seperti Bupati Bojonegoro Suyoto, Bupati Lamongan Masfuk, hingga anggota DPR Anang Hermansyah dipilih oleh koalisi tersebut. "Nanti bagaimana, kami tunggulah pendapat Pak Prabowo seperti apa,"  ujarnya.

Zulkifli enggan berkomentar soal penolakan Yenny Wahid untuk diusung sebagai cagub di Pilkada Jawa Timur. "Oh saya tidak tahu. Yang saya tahu kami ada alternatif," pungkasnya. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya