Berita

Donald J. Trump dan Kim Jong Un/Net

Dunia

Trump: Saya Juga Punya Tombol Nuklir Dan Lebih Besar

RABU, 03 JANUARI 2018 | 08:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump tampaknya terganggu pidato awal tahun yang disampaikan pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara, Kim Jong Un.

Dalam twitnya beberapa saat lalu, Trump mengatakan bahwa dirinya juga punya tombol nuklir. Dia memastikan bahwa tombol nuklirnya itu lebih besar dari yang dimiliki Korea Utara.

Dalam pidato awal tahun, Kim Jong Un mengingatkan Amerika Serikat agar tidak mengganggu proses damai kedua Korea. Ketua Partai Pekerja Korea ini menambahkan, dia memiliki tombol nuklir di mejanya, dan tetap mempertimbangkan menekan tombol itu bila Amerika Serikat tidak mengubah kebijakan terhadap Semenanjung Korea.


Bagian inilah yang mengganggu Trump

"Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baru saja mengatakan bahwa tombol nuklir ada di mejanya setiap saat," ujar Trump.

"Adakah seseorang di rezim kelaparan itu, tolong sampaikan kepadanya bahwa saya juga memiliki tombol nuklir. Tetapi ini jauh lebih besar dan lebih kuat dari yang dia punya. Dan tombol saya berfungsi," kata Trump lagi.

Sebelumnya, secara terpisah Dutabesar AS untuk PBB, Nikki Haley, juga menyinggung pidato tahun baru Kim Jong Un.

Haley mengatakan, Korea Utara bisa saja berdialaog dengan pihak manapun, dalam hal ini Korea Selatan. Tetapi selagi dialog itu tidak didahului dengan pelucuran nuklir, Amerika Serikat tidak akan pernah mengakui.

"Kami rasa, kami harus menghentikan senjata nuklir mereka, dan itu perlu dilakukan sekarang," ujar Haley.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya